Pemilu 2024, GMNI Deklarasi Lawan Politik Identitas

Sabtu, 01 April 2023 - 13:21 WIB
loading...
Pemilu 2024, GMNI Deklarasi...
Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino mengatakan, komitmen antipolitik identitas perlu dimiliki elemen pemuda saat perayaan dies natalis ke-69 GMNI di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (31/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) mendeklarasikan gerakan lawan politik identitas . Deklarasi disampaikan saat perayaan dies natalis ke-69 GMNI di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta, Jumat (31/3/2023).

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino mengatakan, komitmen antipolitik identitas perlu dimiliki elemen pemuda. Ini mengingat demografi pemilih Indonesia saat ini didominasi oleh anak muda yang berusia 17-39 tahun.

Populasi pemilih muda diprediksi mencapai sekitar 60% dari total pemilih pada Pemilu 2024 . Untuk itu keterlibatan pemilih muda dalam menangkal politik identitas sangat relevan dalam menghadapi ancaman politisasi agama. Baca juga: Anies Nilai Politik Identitas Tak Terhindarkan, Pengamat: Harus Hindari

“Pemuda akan mendominasi demografi pemilih kita, peranannya sangat dibutuhkan untuk bergotong royong melawan politik identias yang bisa merusak keakraban kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Arjuna dalam siaran persnya, Sabtu (1/4/2023).

Selain itu, Arjuna juga menyampaikan narasi politik identitas yang berbasis agama dapat menguatkan pola pikir ekstremisme yang berujung pada terorisme. Praktik tersebut sudah banyak terjadi di banyak negara.
“Tentu kita tidak mau negara ini mengalami disintegrasi akibat politik identitas yang dijadikan sebagai alat politik meraih kekuasaan,” tambahnya.

Menurut Arjuna, para pengguna politik identitas cenderung untuk lebih jauh mengembangkan perpecahan dengan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial untuk memperoleh keuntungan bagi kepentingan mereka sendiri. Dengan bantuan buzzer, isu-isu politik identitas dibingkai, diamplifikasi serta disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.

“Ada banyak argumen untuk menghalalkan praktik politik identitas. Mulai dari seakan-akan politik identitas itu sesuatu yang alamiah. Namun apabila politik identitas yang mengandung primordialisme ini terus menerus diamplifikasi di media sosial, maka bisa jadi bom waktu,” tandasnya.

Lebih lanjut Arjuna berpendapat politik identitas berkontribusi mengikis rasionalisme pemilih. Di mana pemilih lebih mempertimbangkan aspek sentimen dibanding kualitas calon dan program kerja yang berdampak kesejahteraan sosial warga negara.

“Diskusi rasional disumbat oleh isu identitas. Kita mesti lawan karena sama halnya dengan pembodohan,” tegasnya. Baca juga: Bakal Caleg Perindo Teuku Abdul Hafil Sebut Aceh Punya Sumber Daya Melimpah

Berikut 3 poin deklarasi GMNI menyikapi kompetisi politik 2024 yang tak menutup kemungkinan akan diwarnai isu primordialisme suku, agama, ras dan antargolongan (SARA):

1. Kami Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menolak segala penggunaan politik identitas yang mengeksploitasi primordialisme dan sentimen SARA dalam kontestasi Pemilu 2024.

2. Kami Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia selaku pejuang-pemikir pemikir-pejuang siap dan proaktif melawan di garda depan semua praktek penggunaan politik identitas baik di dunia maya maupun dunia nyata.

3. Kami Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia selaku pejuang-pemikir pemikir-pejuang memilih untuk bergerak menciptakan lapisan pemilih rasional yang mengutamakan keberpihakan politik pada kesejahteraan rakyat kecil dalam konstestasi politik 2024 bukan pada pertimbangan sentimen primordial yang berbasis SARA.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Giliran Aliansi Mahasiswa...
Giliran Aliansi Mahasiswa Nusantara Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro
Pramono Dukung Agenda...
Pramono Dukung Agenda dan Program PW Hima Persis DKI Jakarta
Kongres XXXIII, Badko...
Kongres XXXIII, Badko HMI Sumut Kantongi Dukungan Gubernur Bobby Nasuton
Rekomendasi
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Berita Terkini
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
DPR Dorong Penguatan...
DPR Dorong Penguatan BPKH untuk Optimalkan Investasi Dana Haji
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Prabowo Sindir Penolak...
Prabowo Sindir Penolak MBG: Enggak Ada yang Lebih Genting dari Perut Lapar
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved