Pemilu 2024, GMNI Deklarasi Lawan Politik Identitas
Sabtu, 01 April 2023 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Arjuna, para pengguna politik identitas cenderung untuk lebih jauh mengembangkan perpecahan dengan informasi palsu (hoaks) melalui media sosial untuk memperoleh keuntungan bagi kepentingan mereka sendiri. Dengan bantuan buzzer, isu-isu politik identitas dibingkai, diamplifikasi serta disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.
“Ada banyak argumen untuk menghalalkan praktik politik identitas. Mulai dari seakan-akan politik identitas itu sesuatu yang alamiah. Namun apabila politik identitas yang mengandung primordialisme ini terus menerus diamplifikasi di media sosial, maka bisa jadi bom waktu,” tandasnya.
Lebih lanjut Arjuna berpendapat politik identitas berkontribusi mengikis rasionalisme pemilih. Di mana pemilih lebih mempertimbangkan aspek sentimen dibanding kualitas calon dan program kerja yang berdampak kesejahteraan sosial warga negara.
“Diskusi rasional disumbat oleh isu identitas. Kita mesti lawan karena sama halnya dengan pembodohan,” tegasnya. Baca juga: Bakal Caleg Perindo Teuku Abdul Hafil Sebut Aceh Punya Sumber Daya Melimpah
Berikut 3 poin deklarasi GMNI menyikapi kompetisi politik 2024 yang tak menutup kemungkinan akan diwarnai isu primordialisme suku, agama, ras dan antargolongan (SARA):
“Ada banyak argumen untuk menghalalkan praktik politik identitas. Mulai dari seakan-akan politik identitas itu sesuatu yang alamiah. Namun apabila politik identitas yang mengandung primordialisme ini terus menerus diamplifikasi di media sosial, maka bisa jadi bom waktu,” tandasnya.
Lebih lanjut Arjuna berpendapat politik identitas berkontribusi mengikis rasionalisme pemilih. Di mana pemilih lebih mempertimbangkan aspek sentimen dibanding kualitas calon dan program kerja yang berdampak kesejahteraan sosial warga negara.
“Diskusi rasional disumbat oleh isu identitas. Kita mesti lawan karena sama halnya dengan pembodohan,” tegasnya. Baca juga: Bakal Caleg Perindo Teuku Abdul Hafil Sebut Aceh Punya Sumber Daya Melimpah
Berikut 3 poin deklarasi GMNI menyikapi kompetisi politik 2024 yang tak menutup kemungkinan akan diwarnai isu primordialisme suku, agama, ras dan antargolongan (SARA):
Lihat Juga :