Dave Laksono Tekankan Pentingnya Kerja Sama Antarnegara dalam Memerangi Kemiskinan
Jum'at, 31 Maret 2023 - 17:27 WIB
loading...
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk memerangi kemiskinan, Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan.
Hal itu disampaikan Dave dalam Forum Perjuangan melawan Neokolonialisme yang diinisiasi Partai Rusia Bersatu (United Russia) pimpinan mantan Presiden Rusia 2008-2012 Dimitry Medvedev, Jumat (31/3/2023).
Menurut Dave, sejarah kelam penindasan struktural melalui penjajahan dunia pada prinsipnya telah menjadi bagian dari sejarah dominasi dan eksploitasi manusia terhadap manusia. Di berbagai penjuru dunia, kata Dave, masih banyak penderitaan kaum tertindas baik petani, buruh, nelayan dan kaum miskin kota.
Baca juga: Masyarakat Anggap Airlangga Hartarto Jadi Simbol Pemersatu Bangsa
“Penderitaan ini jauh melampaui batas negara, lintas agama, lintas suku, ras, dan batas geografis. Perang, ketimpangan, kelaparan, pendidikan rendah, pengangguran, kerusakan lingkungan dan kemiskinan adalah bukti nyata penjajahan yang terjadi hampir di seluruh penjuru dunia, mulai dari Asia, Amerika Latin hingga Afrika,” katanya.
Baca juga: Partai Terbesar Kedua di Parlemen, Golkar Dinilai Layak Diperebutkan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 ini mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang telah lama menderita oleh penjajahan mulai dari zaman Portugis, Inggris, Belanda hingga Jepang. Bahkan setelah kemerdekaan, neo-kolonialisme-imperialisme masih menggedor pintu kemerdekaan Indonesia dan berusaha meruntuhkan pilar-pilar jembatan emas kemerdekaan.
Hal itu disampaikan Dave dalam Forum Perjuangan melawan Neokolonialisme yang diinisiasi Partai Rusia Bersatu (United Russia) pimpinan mantan Presiden Rusia 2008-2012 Dimitry Medvedev, Jumat (31/3/2023).
Menurut Dave, sejarah kelam penindasan struktural melalui penjajahan dunia pada prinsipnya telah menjadi bagian dari sejarah dominasi dan eksploitasi manusia terhadap manusia. Di berbagai penjuru dunia, kata Dave, masih banyak penderitaan kaum tertindas baik petani, buruh, nelayan dan kaum miskin kota.
Baca juga: Masyarakat Anggap Airlangga Hartarto Jadi Simbol Pemersatu Bangsa
“Penderitaan ini jauh melampaui batas negara, lintas agama, lintas suku, ras, dan batas geografis. Perang, ketimpangan, kelaparan, pendidikan rendah, pengangguran, kerusakan lingkungan dan kemiskinan adalah bukti nyata penjajahan yang terjadi hampir di seluruh penjuru dunia, mulai dari Asia, Amerika Latin hingga Afrika,” katanya.
Baca juga: Partai Terbesar Kedua di Parlemen, Golkar Dinilai Layak Diperebutkan
Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 ini mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang telah lama menderita oleh penjajahan mulai dari zaman Portugis, Inggris, Belanda hingga Jepang. Bahkan setelah kemerdekaan, neo-kolonialisme-imperialisme masih menggedor pintu kemerdekaan Indonesia dan berusaha meruntuhkan pilar-pilar jembatan emas kemerdekaan.
Lihat Juga :