PVMBG: Aktivitas Awan Panas Gunung Merapi Cenderung Stagnan Tapi Belum Berhenti
Jum'at, 31 Maret 2023 - 15:06 WIB
loading...
PVMBG Badan Geologi mengatakan aktivitas Gunung Merapi hingga hari ini masih cenderung stagnan tapi bukan berhenti. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi mengatakan aktivitas Gunung Merapi hingga hari ini masih cenderung stagnan pascaterjadinya guguran awan panas pada 11 Maret lalu.
“Pasca kejadian 11 Maret, berapa minggu yang lalu adanya awan panas awalnya memang sempat tinggi dan kemudian cenderung stagnan ya sampai saat ini, tapi bukan berarti aktivitasnya berhenti,” ungkap Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, Jumat (31/3/2023).
Hendra memastikan sampai saat ini masih terus memantau aktivitas Gunung Merapi, namun statusnya masih pada siaga level 3. Diketahui, Gunung Merapi masih berstatus siaga level 3 sejak 5 November 2020. “Update status Merapi masih tetap ya, siaga level 3. Memang menurun tapi aktivitas Merapi masih tetap dalam level 3,” kata Hendra.
Baca juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,1 Km
Hendra menambahkan, saat ini memberikan rekomendasi tingkat kawasan rawan bencana dari Gunung Merapi yakni 7 kilometer (Km) ke arah barat daya dan selatan tenggara sejauh 5 Km.
Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan 29 Kali Lava Pijar, BPPTKG: Paling Jauh 1.800 Meter, Masih Level 3
“Artinya rekomendasi saja yang diperhatikan ke arah barat daya itu 7 Km dan selatan tenggara sejauh 5 Km itu saja agar masyarakat tidak memasuki daerah tersebut,” katanya.
Hendra juga mengingatkan agar mewaspadai potensi banjir lahar ketika hujan dengan intensitas tinggi. “Jadi ada hal yang perlu diingat bahwa di Merapi ini produk yang terjadi tipikalnya adalah awan panas guguran, itu materialnya material lepas ya dan ini sangat rentan (banjir lahar).
“Pasca kejadian 11 Maret, berapa minggu yang lalu adanya awan panas awalnya memang sempat tinggi dan kemudian cenderung stagnan ya sampai saat ini, tapi bukan berarti aktivitasnya berhenti,” ungkap Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, Jumat (31/3/2023).
Hendra memastikan sampai saat ini masih terus memantau aktivitas Gunung Merapi, namun statusnya masih pada siaga level 3. Diketahui, Gunung Merapi masih berstatus siaga level 3 sejak 5 November 2020. “Update status Merapi masih tetap ya, siaga level 3. Memang menurun tapi aktivitas Merapi masih tetap dalam level 3,” kata Hendra.
Baca juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,1 Km
Hendra menambahkan, saat ini memberikan rekomendasi tingkat kawasan rawan bencana dari Gunung Merapi yakni 7 kilometer (Km) ke arah barat daya dan selatan tenggara sejauh 5 Km.
Baca juga: Gunung Merapi Luncurkan 29 Kali Lava Pijar, BPPTKG: Paling Jauh 1.800 Meter, Masih Level 3
“Artinya rekomendasi saja yang diperhatikan ke arah barat daya itu 7 Km dan selatan tenggara sejauh 5 Km itu saja agar masyarakat tidak memasuki daerah tersebut,” katanya.
Hendra juga mengingatkan agar mewaspadai potensi banjir lahar ketika hujan dengan intensitas tinggi. “Jadi ada hal yang perlu diingat bahwa di Merapi ini produk yang terjadi tipikalnya adalah awan panas guguran, itu materialnya material lepas ya dan ini sangat rentan (banjir lahar).
(cip)
Lihat Juga :