Dikunjungi Kadensus 88, Muhammadiyah Minta Terorisme Ditindak Adil dan Objektif
Selasa, 28 Maret 2023 - 16:27 WIB
loading...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menerima kunjungan Kepala Densus 88 Antiteror Marthinus Hukom. Foto/humas Muhammadiyah
A
A
A
JAKARTA - Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Marthinus Hukom berkunjung ke Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro, Nomor 23, Kota Yogyakarta, Selasa (28/3/2023). Dalam kunjungan selama hampir dua jam tersebut, Marthinus diterima Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Turut hadir Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan Agung Danarto, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Ketua Majelis Hukum dan HAM Trisno Raharjo, dan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Ridho Al Hamdi.
Baca juga: Cegah Paham Radikal Terorisme, BNPT-Muhammadiyah Perkuat Moderasi Beragama
Dalam pertemuan ini, Haedar menekankan bahwa tindakan teror tidak semata-mata berlatar belakang ideologi dan agama. Karena itu, penindakan kasus terorisme harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip keadilan dan objektif.
Menurut Haedar, situasi sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya, juga dapat menjadi pemicu tindakan teror. Oleh karena itu dalam melakukan pencegahan memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan maupun organisasi keagamaan. Haedar menegaskan, pencegahan terorisme merupakan komitmen Muhammadiyah sejak lama.
Turut hadir Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan Agung Danarto, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, Ketua Majelis Hukum dan HAM Trisno Raharjo, dan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Ridho Al Hamdi.
Baca juga: Cegah Paham Radikal Terorisme, BNPT-Muhammadiyah Perkuat Moderasi Beragama
Dalam pertemuan ini, Haedar menekankan bahwa tindakan teror tidak semata-mata berlatar belakang ideologi dan agama. Karena itu, penindakan kasus terorisme harus dilaksanakan dengan prinsip-prinsip keadilan dan objektif.
Menurut Haedar, situasi sosial, ekonomi, politik dan lain sebagainya, juga dapat menjadi pemicu tindakan teror. Oleh karena itu dalam melakukan pencegahan memerlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan maupun organisasi keagamaan. Haedar menegaskan, pencegahan terorisme merupakan komitmen Muhammadiyah sejak lama.
Lihat Juga :