Jokowi Larang Bukber, KH Cholil Nafis: Nabi Mengajarkan Makan Bersama
Minggu, 26 Maret 2023 - 09:30 WIB
loading...
Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang buka puasa bersama ( Bukber ) selama bulan Ramadan mendapat respons publik. Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menilai, seharusnya bukber yang mewah dilarang.
"Kalau mewah-mewahannya dilarang berarti bukan buka puasa yang dilarang. Apa pun yang mewah-mewahan dilarang. Setahu saya acara buka puasa tak sampai mewah," kata Kiai Cholil di akun Twitter-nya @Cholilnafis, Minggu (26/3/2023).
Dia menuturkan, memberikan buka puasa untuk orang lain maka akan mendapatkan pahalanya. Kata dia, itu merupakan sabda Nabi Muhammad SAW.
"Barang siapa memberi buka puasa orang lain maka dia mendapat pahalanya tanpa berkurang sedikit pun. Nabi mengajarkan makan bersama," ucapnya.
Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Dukung Larangan Bukber Jokowi: Mengajak Hidup Sederhana
"Kalau mewah-mewahannya dilarang berarti bukan buka puasa yang dilarang. Apa pun yang mewah-mewahan dilarang. Setahu saya acara buka puasa tak sampai mewah," kata Kiai Cholil di akun Twitter-nya @Cholilnafis, Minggu (26/3/2023).
Dia menuturkan, memberikan buka puasa untuk orang lain maka akan mendapatkan pahalanya. Kata dia, itu merupakan sabda Nabi Muhammad SAW.
"Barang siapa memberi buka puasa orang lain maka dia mendapat pahalanya tanpa berkurang sedikit pun. Nabi mengajarkan makan bersama," ucapnya.
Baca juga: Imam Besar Masjid Istiqlal Dukung Larangan Bukber Jokowi: Mengajak Hidup Sederhana
Jokowi Minta Jajarannya Tiadakan Bukber
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi meminta jajarannya meniadakan kegiatan bukber selama bulan Ramadan. Hal itu karena penanganan Covid-19 saat ini dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi.Lihat Juga :