Eks Wakapolri Minta Kasus Djoko Tjandra Tak Dikaitkan Pergantian Kapolri

Sabtu, 18 Juli 2020 - 18:27 WIB
loading...
Eks Wakapolri Minta...
Eks Wakapolri Minta Kasus Djoko Tjandra Tak Dikaitkan Pergantian Kapolri
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Kapolri (Wakapolri) sekaligus anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun meminta agar kasus lolosnya buron kakap Djoko Tjandra yang melibatkan perwira tinggi Polri tidak dikait-kaitkan dengan pergantian Kapolri. Karena, kasus ini pun langsung ditangani di internal Polri dan pihak terkait ditindak tegas.

“Saya rasa tidak (kaitan pergantian Kapolri). Saya cukup lama di kepolisian. Saya lihat kasus ini para pejabat yang diperiksa propam itu boleh dibilang bahwa orang per orang masalah ada kaitannya dengan yang lain saya rasa tidak,” kata Adang dalam dalam Polemik MNC Trijaya yang bertajuk “Ironi Djoko Tjandra dan Tim Pemburu Koruptor” secara virtual di Jakarta, Sabtu (18/7/2020). (Baca juga: Disebut Kehilangan Buron Besar, Kejagung: Petugas Terkadang Lelah)

Adang melanjutkan, dirinya yang pernah duduk sebagai Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri dalam rentang waktu yang cukup lama, sehingga dia tahu persis bahwa pada saat memilih junior yang akan naik sebagai perwira tinggi itu sangat ketat prosesnya. “Jadi kalau dihubung-hubungkan dengan itu saya rasa jangan,” pinta politikus PKS itu.

Menurut Adang, setiap kali ada pergantian Kapolri, selalu saja dirinya membaca di media mainstream bahwa prosesi itu dikaitkan dengan kasus-kasus yang terjadi. Jadi baiknya, hal seperti itu tidak perlu menjadi suatu kajian atau polemik.

“Itu sepetinya panjang bagaimana kita menyiapkan RUU lalu buku biru Polri tentang institusi, struktur, dan kultur, serta masalah saat ini kultur belum selesai,” imbuhnya.

Adapun track record oknum yang terlibat kasus Djoko Tjandra itu, Adang mengaku tidak tahu karena saat dirinya menjabat di Polri, mereka masih sangat junior. Karena memang, perbedaan usia pun terlalu jauh dengan dirinya. Tapi, dia akan mengawasi bagaimana Propam bisa mengungkap kasus itu di internal Polri.

“Enggak mungkinlah seorang perwira tinggi melakukan seperti itu, kecuali baru keluar Akabri atau Polri yang masih di bawah rasanya masih oke. Ini perwira tinggi, namanya perwira tinggi dia memiliki suatu sikap dan metal yang kuat. Karena mau apalagi di atas tinggi enggak ada lagi tuh,” ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved