Dituding Beri Makanan Busuk untuk Lukas Enembe, KPK Beber Faktanya

Rabu, 22 Maret 2023 - 11:00 WIB
loading...
Dituding Beri Makanan...
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan telah memenuhi permintaan Lukas Enembe terkait menu makanan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampik tuduhan telah memberikan makanan tak layak kepada Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe. KPK pun beberkan buktinya.

Berdasarkan foto yang diterima, terlihat menu makanan yang diberikan kepada Lukas Enembe berupa ubi, ikan dan sayuran. Ubi berwarna kuning yang disajikan masih segar dan bersih. KPK juga menyediakan sepotong ikan goreng yang dibungkus dengan plastik.

Dituding Beri Makanan Busuk untuk Lukas Enembe, KPK Beber Faktanya

Foto/istimewa
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan menu ubi yang diberikan atas permintaan dari Lukas Enembe sendiri. Tentunya penggantian menu itu, kata Ali, akan diberikan selama masih sesuai dengan standar KPK.

“KPK menyajikan menu sesuai permintaannya yaitu mengganti nasi menjadi ubi,” tuturnya.



Lebih lanjut, Ali memastikan bahwa lembaga antirasuah itu tetap memantau kondisi kesehatan dari Lukas Enembe.

“Kami berjaga 24 jam, dan siaga memenuhi bila ada keluhan, bahkan kami memfasilitasi juga untuk membawanya check up ke RSPAD,” jelasnya.

Tudingan bahwa Lukas Enembe diberikan makanan busuk itu disampaikan oleh kuasa hukumnya. Informasi itu, didapatkan oleh kuasa hukumnya saat mendatangi KPK.

Disebutkannya, tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek di Provinsi Papua itu sudah tiga kali mendapatkan ubi busuk. Hal itu berdampak pada kesehatannya yang membuat kesulitan untuk buang air besar.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved