Pilpres 2024, Golkar Yakin Hanya Ada Dua Capres
Minggu, 19 Maret 2023 - 12:41 WIB
loading...
Perhelatan Pilpres 2024 diyakini hanya diikuti dua pasang capres-cawapres. Pandangan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perhelatan Pilpres 2024 diyakini hanya akan diikuti oleh dua pasang capres dan cawapres. Pandangan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo.
Meskipun kata dia, sudah terbentuk poros koalisi yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), dan Koalisi Perubahan, serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum menentukan arah koalisi.
"Kalau bicara soal calon, paling tidak sekarang ada beberapa kristalisasi, ada PDIP, ada KIB, ada Perubahan, ada Kebangkitan Indonesia Raya, tapi saya kok meyakini ada dua kubu yang bertarung," kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini kepada wartawan, yang dikutip Minggu (19/3/2023).
Baca juga: Pilpres 2024, Golkar Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
"Itu bukan domain saya. Saya Wakil Ketua Umum Partai Golkar, kecuali nanti kalau udah jadi ketua umum, beda," ujarnya.
Meskipun kata dia, sudah terbentuk poros koalisi yakni Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), dan Koalisi Perubahan, serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belum menentukan arah koalisi.
"Kalau bicara soal calon, paling tidak sekarang ada beberapa kristalisasi, ada PDIP, ada KIB, ada Perubahan, ada Kebangkitan Indonesia Raya, tapi saya kok meyakini ada dua kubu yang bertarung," kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini kepada wartawan, yang dikutip Minggu (19/3/2023).
Baca juga: Pilpres 2024, Golkar Kaji Pasangan Airlangga Hartarto
Golkar Konsisten Usung Airlangga Capres 2024
Namun soal capres KIB, Ketua MPR ini menegaskan, sejauh ini Golkar masih mendorong Ketua Umum (Ketum) DPP Golkar Airlangga Hartarto untuk diusung menjadi capres. Sehingga perkara siapa capres KIB, biarlah ketum dari Golkar, PAN, dan PPP yang berunding."Itu bukan domain saya. Saya Wakil Ketua Umum Partai Golkar, kecuali nanti kalau udah jadi ketua umum, beda," ujarnya.
Lihat Juga :