MUI: Semua Ormas Islam Tolak Keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20
Sabtu, 18 Maret 2023 - 17:27 WIB
loading...
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan, semua ormas Islam menolak keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut semua ormas Islam menolak keikutsertaan timnas Israel di Piala Dunia U-20 di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023. Penolakan itu salah satunya didasari atas konstitusi dan solidaritas kepada rakyat Palestina.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan pernyataan itu merupakan hasil dari silaturahmi MUI dengan ormas-ormas Islam pada Jumat, 17 Maret 2023 di Kantor MUI Pusat, Jakarta.
"Kawan-kawan ormas menyampaikan pandangan, sikap dan saran-saran secara terbuka, rasional, tenang dan elegan terkait dengan hadirnya warga Israel yang tergabung dalam Timnas Israel U-20 di wilayah Indonesia. Semua ormas Islam yang hadir menyatakan sikap menolak kehadiran Timnas Israel," kata Sudarnoto, Sabtu (18/3/2023).
Baca juga: Respons MUI soal Timnas Israel di Piala Dunia U-20
Dia menjelaskan secara umum, alasan utama atau dasar berpijak penolakan ini adalah, pertama, amanah konstitusi yang tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 bahwa segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dienyahkan. "Zionis Israel adalah penjahat dan penjajah,"kata dia.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan pernyataan itu merupakan hasil dari silaturahmi MUI dengan ormas-ormas Islam pada Jumat, 17 Maret 2023 di Kantor MUI Pusat, Jakarta.
"Kawan-kawan ormas menyampaikan pandangan, sikap dan saran-saran secara terbuka, rasional, tenang dan elegan terkait dengan hadirnya warga Israel yang tergabung dalam Timnas Israel U-20 di wilayah Indonesia. Semua ormas Islam yang hadir menyatakan sikap menolak kehadiran Timnas Israel," kata Sudarnoto, Sabtu (18/3/2023).
Baca juga: Respons MUI soal Timnas Israel di Piala Dunia U-20
Dia menjelaskan secara umum, alasan utama atau dasar berpijak penolakan ini adalah, pertama, amanah konstitusi yang tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 bahwa segala bentuk penjajahan di muka bumi harus dienyahkan. "Zionis Israel adalah penjahat dan penjajah,"kata dia.
Lihat Juga :