Milad ke-1083 Universitas Al-Azhar Mesir, TGB Ajak Teruskan Perjuangan Imam Besar Al-Azhar
Kamis, 16 Maret 2023 - 20:38 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi menjadi pembicara dalam Webinar Milad ke-1083 Universitas Al-Azhar Mesir. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi menjadi pembicara dalam Webinar Milad ke-1083 Universitas Al-Azhar Mesir . TGB menyampaikan pentingnya meneruskan perjuangan Syaikhul atau Imam Besar Al-Azhar di era kekiniaan.
Menurut TGB, perjalanan Imam yang bepergian jauh untuk membangun komitmen dan komunikasi dalam mempromosikan Islam tidak dilakukan sebentar. Oleh sebabnya, perjalanan itu tidak bolehlah hanya menjadi catatan sejarah.
Baca juga: TGB Bicara Pentingnya Jaga Komitmen Kebangsaan di Milad ke-1083 Universitas Al-Azhar Mesir
Bahkan, lanjutnya, tidak hanya cukup perjalanan itu dijadikan bahan ceramah atau seminar. Namun demikian, harus berhasil dioperasionalkan dalam dakwah di Indonesia.
"Jadi butir-butir yang terkait dengan pembelaan kita harus operasionalkan di dalam kerja dakwah kita khususnya di Indonesia," ujar TGB dalam webinar tersebut, Kamis (16/3/2023).
Bentuk nyatanya, kata TGB, warga harus bisa memberikan pembelaan kepada kaum-kaum yang terpinggirkan. Sehingga manfaat dari pentingnya meneruskan perjuangan itu nantinya dapat memfasilitasi suara-suara kaum terpinggirkan.
"Ada kaum perempuan, ada korban konflik ada kelompok yang dianggap tidak punya suara di tengah keriuhan, nah kita juga harus menjadi orang-orang yang sanggup memfasilitasi suara itu. Supaya suara itu bisa dihargai, didengar, dan dilibatkan di dalam menyiapkan masa depan bersama," jelas dia.
Menurut TGB, perjalanan Imam yang bepergian jauh untuk membangun komitmen dan komunikasi dalam mempromosikan Islam tidak dilakukan sebentar. Oleh sebabnya, perjalanan itu tidak bolehlah hanya menjadi catatan sejarah.
Baca juga: TGB Bicara Pentingnya Jaga Komitmen Kebangsaan di Milad ke-1083 Universitas Al-Azhar Mesir
Bahkan, lanjutnya, tidak hanya cukup perjalanan itu dijadikan bahan ceramah atau seminar. Namun demikian, harus berhasil dioperasionalkan dalam dakwah di Indonesia.
"Jadi butir-butir yang terkait dengan pembelaan kita harus operasionalkan di dalam kerja dakwah kita khususnya di Indonesia," ujar TGB dalam webinar tersebut, Kamis (16/3/2023).
Bentuk nyatanya, kata TGB, warga harus bisa memberikan pembelaan kepada kaum-kaum yang terpinggirkan. Sehingga manfaat dari pentingnya meneruskan perjuangan itu nantinya dapat memfasilitasi suara-suara kaum terpinggirkan.
"Ada kaum perempuan, ada korban konflik ada kelompok yang dianggap tidak punya suara di tengah keriuhan, nah kita juga harus menjadi orang-orang yang sanggup memfasilitasi suara itu. Supaya suara itu bisa dihargai, didengar, dan dilibatkan di dalam menyiapkan masa depan bersama," jelas dia.
Lihat Juga :