Generasi Muda Diminta Berkontribusi Kembangkan Digitalisasi UMKM

Selasa, 14 Maret 2023 - 16:24 WIB
loading...
Generasi Muda Diminta...
Anggota Komisi I DPR RI Subarna mengimbau anak muda diminta mengembangkan digitalisasi UMKM. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Generasi muda diminta berkontribusi dalam mengembangkan digitalisasi Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ). Hal itu penting mengingat UMKM selain menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia juga mampu membuka lapangan pekerjaan hingga 65%.

Tingginya kontribusi UMKM mendorong perlunya transformasi bisnis tradisional tersebut menjadi lebih modern melalui penguasaan kemampuan teknologi. Untuk itu, anak muda diharapkan berkontribusi mempercepat pertumbuhan tersebut. Generasi muda diharapkan dapat mengubah mindset bisnis konvensional tersebut menjadi bisnis modern dengan mengandalkan teknologi.

Peran penting generasi muda dalam mengembangkan digitalisasi UMKM ini dikupas tuntas dalam acara. Ngobrol Bareng Legislator (Ngobras) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama anggota DPR RI Komisi I dengan tema “Generasi Muda Digital Peduli UMKM”.

Baca juga: Sandiaga Uno Dorong UMKM Cirebon Go Global Melalui Pemasaran Digital

Anggota Komisi I DPR RI Subarna mengimbau anak muda zaman sekarang jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai negeri atau Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga harus berpikir bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan bisnis UMKM.

Baca juga: Sahabat Sandi Uno Maros Dorong Digitalisasi UMKM Perluas Pemasaran

“Semua itu harus didukung oleh kemampuan menguasai teknologi digital agar mampu bersaing dengan bisnis lain yang lebih kompetitif. Penguasaan teknologi digital memudahkan perluasan jaringan pemasaran, lebih mudah pendistribusian, mempermudah sistem pembayaran, serta mempermudah analisa pasar,” katanya.

Dunia pasca pandemi Covid -19 merupakan digitalisasi, hal itu dibuktikan dengan penggunaan aplikasi khususnya e-commerce pada era new normal mencapai angka 78,2% disusul penggunaan sosial media, productivity Apps dan entertainment.

Business Strategic and Leadership Coach Lasya Miranti, menjelaskan jika kondisi ini terjadi karena pada saat pandemi, banyak pelaku bisnis yang melakukan migrasi penjualannya secara online. Hal itu dikarenakan konsumen lebih memilih menggunakan aplikasi yang memudahkan aktivitas keseharian mereka.

“Ada beberapa hal yang dapat dilakukan anak muda untuk memulai digitalisasi UMKM yaitu pertama. Melihat perubahan customer path di era digital. Kedua membuat strategi berdasarkan conversation customer path. Di sisi lain, cobalah semua aplikasi yang dirasa dapat menguntungkan bisnis kalian,” katanha.

Permasalahan UMKM sebenarnya dapat diatasi oleh generasi muda seperti modal usaha, distribusi dan pemasaran, loyalitas pelanggan, mengembangkan bisnis, inovasi produk, branding produk, izin usaha resmi, belum memasarkan pemasaran online, serta mengandalkan pembukuan secara manual. "Kondisi ini menjadikan kesadaran anak muda untuk peduli UMKM menjadi penting," katanya.

Konselor dan Fasilitator Abid Mujaddid menyebutkan generasi muda digital menyadari bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional karena usaha tersebut memberikan kontribusi yang besar dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian.

“Selain itu, penting bagi generasi muda digital menghargai kerja keras dan inovasi yang dilakukan oleh pemilik UMKM, memiliki kemudahan akses dan informasi teknologi, memiliki kesadaran lingkungan dan sosial, menghargai keunikan produk lokal, memberikan dukungan finansial, memperkenalkan UMKM dalam ekonomi digital, serta memberikan masukan dan saran untuk pelaku UMKM,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved