Cak Imin Akui Rayu Golkar Bergabung dengan Gerindra-PKB
Minggu, 12 Maret 2023 - 13:11 WIB
loading...
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengaku sedang merayu Golkar untuk bergabung bersama PKB dan Gerindra menghadapi Pemilu 2024. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Abdul Muhaimin Iskandar mengakui memang sedang membangun komunikasi intensif dengan Partai Golkar. Targetnya, partai beringin bergabung ke poros Gerindra-PKB.
"Komunikasi KITA intensif dengan Golkar, sudah sangat dekat," kata Cak Imin di sela acara Woman's Day Run 10K di Jakata, Minggu (12/3/2023).
Lewat pernyataan ini, Cak Imin membantah isu bahwa PKB akan melebur bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Menurut dia, yang terjadi justru sebaliknya.
Baca juga: PKB Anggap Belum Ada Capres Kuat, Tak Minder Sorong Cak Imin
Cak Imin mengaku mengajak Golkar sebagai salah satu parpol yang tergabung di KIB untuk masuk ke dalam koalisinya bersama Gerindra. "Kedekatan ini menjadi poin untuk menguatkan koalisi PKB-Gerindra," ujarnya.
Wakil Ketua DPR ini mengakui, jika belum diputuskannya Capres-Cawapres yang akan diusung ini lantaran masih menunggu ada parpol lain yang akan bergabung ke dalam koalisi.
"Kita kan harus membutuhkan dukungan tambahan partai. Supaya koalisi ini bisa semakin besar, kita juga menunggu partai lain untuk ikut bersama-sama dalam koalisi ini," tuturnya.
"Komunikasi KITA intensif dengan Golkar, sudah sangat dekat," kata Cak Imin di sela acara Woman's Day Run 10K di Jakata, Minggu (12/3/2023).
Lewat pernyataan ini, Cak Imin membantah isu bahwa PKB akan melebur bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Menurut dia, yang terjadi justru sebaliknya.
Baca juga: PKB Anggap Belum Ada Capres Kuat, Tak Minder Sorong Cak Imin
Cak Imin mengaku mengajak Golkar sebagai salah satu parpol yang tergabung di KIB untuk masuk ke dalam koalisinya bersama Gerindra. "Kedekatan ini menjadi poin untuk menguatkan koalisi PKB-Gerindra," ujarnya.
Wakil Ketua DPR ini mengakui, jika belum diputuskannya Capres-Cawapres yang akan diusung ini lantaran masih menunggu ada parpol lain yang akan bergabung ke dalam koalisi.
"Kita kan harus membutuhkan dukungan tambahan partai. Supaya koalisi ini bisa semakin besar, kita juga menunggu partai lain untuk ikut bersama-sama dalam koalisi ini," tuturnya.
Lihat Juga :