Pengamat Yakin Sri Mulyani Tak Bakal Lindungi Anak Buah yang Lagi Diusut KPK

Kamis, 09 Maret 2023 - 20:24 WIB
loading...
Pengamat Yakin Sri Mulyani...
Mantan Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan II Rafael Alun Trisambodo (kanan) saat bersiap menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/3/2023). Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Amir Hamzah meyakini Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak bakal melindungi anak buahnya yang sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena punya kekayaan fantastis dan tidak sesuai profil. Menurutnya, hal itu terlihat dari kerja sama antarinstansi yang selama ini terbangun.

"Sejak munculnya kasus RAT (Rafael Alun Trisambodo), Kemenkeu kan dalam beberapa kesempatan melibatkan KPK. Apalagi, Inspektorat (Jenderal) juga masih memeriksa 60-an pegawai lain. Saya yakin sih tidak ada yang ditutup-tutupi atau dilindungi," kata Amir Hamzah dihubungi, Kamis (9/3/2023).

Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang menjadi sorotan masyarakat seiring terbongkarnya harta fantastis mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo, buntut penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo. Sri Mulyani sudah memecat Rafael Alun sebagai aparatur sipil negara (ASN) karena terbukti melakukan pelanggaran berat.

Baca juga: Pengamat Nilai Sri Mulyani Tak Gegabah Pecat Rafael Alun Trisambodo



Kekayaan jumbo mantan Kepala Kantor Bea Cukai DIY Eko Darmanto dan 60-an pegawai lainnya juga sedang didalami oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenkeu. Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono pun segera diperiksa karena keluarganya kedapatan gemar memamerkan kekayaan (flexing) dan memiliki harta Rp13,7 miliar.

Amir berpendapat, pelibatan KPK termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam melacak sumber kekayaan pegawai Kemenkeu adalah hal tepat. Pasalnya, kewenangan Itjen terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Berita Terkini
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved