Kemhan Dorong Industri Pertahanan Kembangkan Faskes untuk Melawan Covid-19

Jum'at, 17 Juli 2020 - 13:22 WIB
loading...
Kemhan Dorong Industri...
Kemhan Dorong Industri Pertahanan Kembangkan Faskes untuk Melawan Covid-19. Foto/www.kemhan.go.id
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) terus mendorong industri pertahanan (indhan) untuk mengembangkan fasilitas kesehatan (faskes) yang inovatif guna membantu pemerintah melawan pandemi virus corona ( Covid-19 ). Hal itu dikarenakan, pemerintah memiliki keinginan dan memiliki prioritas untuk industri dalam negeri dapat berkembang.

"Memperkuat alat kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah, khususnya Kementrian Pertahanan dalam melawan pandemi. Kita ingin punya faskes yang mumpuni dan hasil produksi indhan dalam negeri sesuai arahan Pak Presiden Jokowi," kata Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu saat berkunjung Fasilitas Manufaktur Bio Safety Level (BSL) milik Pindad di Bekasi, dilihat dari laman resmi Kemhan, Jumat (17/7/2020).

Saat melakukan kunjungan ke fasilitas milik Pindad itu, Wamenhan melihat langsung contoh baku laboratorium BSL+2 yang sudah lengkap dengan ruang positif pressure dan ruang isolasi. Di prototipe itu juga ada peralatan pemeriksaan PCR, dan Bioseptic Cabinet (BSC) untuk sampel dan hasil uji.

"Lab BSL-2+ ini merupakan terobosan yang sangat baik dalam rangka untuk mendorong mewujudkan kemandirian ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kesehatan. Hal yang harus diperhatikan adalah Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ditingkatkan terus. Sesuai instruksi Pak Presiden, harus diprioritaskan pengembangan ekosistem dalam negeri," katanya. (Baca juga: Prabowo Ikut Jokowi Tinjau Food Estate, Dahnil: Pangan Urusan Menhan ).

Untuk diketahui, Bio Safety Level atau level keselamatan biologi adalah tingkatan keselamatan yang diperlukan untuk penanganan agen biologi. Keselamatan biologi level 2+ atau level 3 diperuntukkan bagi fasilitas klinis, diagnostik, riset atau produksi yang berhubungan dengan agen-agen eksotik yanf dapat mengakibatkan potensi terkena penyakit berbahaya.

Kategori keselamatan biologi di level 3 ini di antaranya adalah Anthrax, HIV, SARS, Tubercolosis, virus cacar, thypus sert avian influenza. Wamenhan berharap, inovasi Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat Pindad dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempercepat waktu pemeriksaan pasien dengan metode PCR.

"Pelaksanaan PCR test itu membutuhkan sarana laboratorium untuk melaksanakan testing dan tracing terutama daerah yang menjadi episentrum. Kehadiran Mobile Lab BSL-2+ ini akan bisa menjawab tantangan kecepatan dan penetrasi wilayah,” ucapnya. (Baca juga: Sekjen KY Meninggal Dunia setelah Dirawat Akibat Covid-19 ).

Di kesempatan yang sama Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan, Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat pihaknya telah menggunakan standar WHO. Menurutnya, saat ini projek tersebut sedang proses sertifikasi dari lembaga kesehatan internasional yang di bawah naungan PBB itu. "Prototipe sekarang hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Yarsi. Kita punya kapasitas produksi sebulan untuk 15 unit dengan TKDN sudah 62 persen," ungkapnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Disalatkan, Jenazah...
Disalatkan, Jenazah Ryamizard Ryacudu Akan Dimakamkan di TMPN Kalibata Besok
Ryamizard Ryacudu Wafat,...
Ryamizard Ryacudu Wafat, Kemhan: Dedikasi hingga Kontribusinya Akan Terus Dikenang
Isu Bandara Kertajati...
Isu Bandara Kertajati Jadi Pangkalan Militer Amerika, Kemhan: Belum Ada Putusan Final
Pengadaan Alutsista...
Pengadaan Alutsista TNI Harus Didukung Anggaran Perawatan dan Inhan Dalam Negeri
Jepang Tawarkan Kapal...
Jepang Tawarkan Kapal Selam dan Kapal Perang Fregat Mogami ke Indonesia
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekomendasi
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved