Kemhan Dorong Industri Pertahanan Kembangkan Faskes untuk Melawan Covid-19
Jum'at, 17 Juli 2020 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Kategori keselamatan biologi di level 3 ini di antaranya adalah Anthrax, HIV, SARS, Tubercolosis, virus cacar, thypus sert avian influenza. Wamenhan berharap, inovasi Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat Pindad dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mempercepat waktu pemeriksaan pasien dengan metode PCR.
"Pelaksanaan PCR test itu membutuhkan sarana laboratorium untuk melaksanakan testing dan tracing terutama daerah yang menjadi episentrum. Kehadiran Mobile Lab BSL-2+ ini akan bisa menjawab tantangan kecepatan dan penetrasi wilayah,” ucapnya. (Baca juga: Sekjen KY Meninggal Dunia setelah Dirawat Akibat Covid-19 ).
Di kesempatan yang sama Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan, Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat pihaknya telah menggunakan standar WHO. Menurutnya, saat ini projek tersebut sedang proses sertifikasi dari lembaga kesehatan internasional yang di bawah naungan PBB itu. "Prototipe sekarang hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Yarsi. Kita punya kapasitas produksi sebulan untuk 15 unit dengan TKDN sudah 62 persen," ungkapnya.
"Pelaksanaan PCR test itu membutuhkan sarana laboratorium untuk melaksanakan testing dan tracing terutama daerah yang menjadi episentrum. Kehadiran Mobile Lab BSL-2+ ini akan bisa menjawab tantangan kecepatan dan penetrasi wilayah,” ucapnya. (Baca juga: Sekjen KY Meninggal Dunia setelah Dirawat Akibat Covid-19 ).
Di kesempatan yang sama Direktur Utama Pindad Abraham Mose mengatakan, Bus Mobile Laboratorium BSL-2+ yang dibuat pihaknya telah menggunakan standar WHO. Menurutnya, saat ini projek tersebut sedang proses sertifikasi dari lembaga kesehatan internasional yang di bawah naungan PBB itu. "Prototipe sekarang hasil kerjasama dengan Rumah Sakit Yarsi. Kita punya kapasitas produksi sebulan untuk 15 unit dengan TKDN sudah 62 persen," ungkapnya.
(zik)
Lihat Juga :