IKN Baru dan Momentum Transformasi SDM Pertahanan

Jum'at, 03 Maret 2023 - 12:47 WIB
loading...
A A A
Selain diberkahi dengan melimpahnya sumber daya alam (SDA), Indonesia juga dianugerahi Tuhan YME dengan besarnya potensi sumber daya manusia (SDM). Tercatat berdasarkan data kependudukan jumlah penduduk Indonesia hingga tahun 2021 sebesar 272 juta jiwa dan mayoritas jumlah ini adalah usia produktif yang sangat potensial.

Kekuatan yang luar biasa besar ini membutuhkan “sentuhan” pengelolaan yang baik agar berdampak positif bagi kedaulatan dan integritas NKRI. Salah dalam menyikapi keunggulan SDM yang ada justru bisa berdampak kontra produktif terhadap tujuan pertahanan strategis.

Transformasi
SDM pertahanan, baik militer maupun sipil merupakan elemen utama dan kunci menyikapi segala macam tantangan dan ancaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Secara garis besar komponen pertahanan sumber daya manusia terdiri dari komponen utama yaitu TNI, Komponen Cadangan, dan Komponen Pendukung.

Di tengah-tengah era supremasi sipil, sinergisitas dan kemanunggalan ketiga komponen tersebut menjadi syarat utama dalam memastikan kerja sama sistem pertahanan semesta yang efektif.

Untuk itu dalam rangka melahirkan SDM pertahanan yang tangguh, maka potensi sumber daya manusia yang ada harus senantiasa dikelola (di-manage) dengan baik.

Pendekatan pengelolaan SDM pertahanan apalagi di era disrupsi menjadi momentum dalam transformasi dalam pengelolaan SDM pertahanan. Pada aspek internal TNI Angkatan Darat, transformasi pengelolaan SDM ditujukan dalam rangka penguatan human capital personel sebagai potensi yang harus terus dikembangkan sebagai unsur utama organisasi komponen pertahanan.

Dalam konteks inilah, maka seluruh SDM TNI AD merupakan masukan (input) yang harus dikelola dan dikembangkan sehingga dapat memberikan keluaran (output) yang menunjang keberhasilan tugas, pokok dan fungsi dari TNI AD. Upaya transformatif pengelolaan SDM sangat strategis. Penguatan SDM TNI AD dari aspek keilmuan maupun keterampilan menjadi prioritas saat ini, tanpa meninggalkan dukungan infrastruktur dan suprastruktur, untuk itu.

Kekuatan Pertahanan Utama Matra Darat
Kebijakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Pulau Jawa ke Kalimantan tidak lepas dari isu tentang kesiapan SDM pertahanan. Bagaimana tidak, jika kita lihat komposisi pertumbuhan dan sebaran penduduk sekitar 56% lebih ada di Pulau Jawa, sedangkan di Kalimantan hanya sekitar 6%.

Dalam perspektif pengelolaan SDM pertahanan, situasi ini tentu harus dikelola dengan baik sehingga adaptasi terhadap sebaran maupun komposisi penduduk nantinya tidak menimbulkan masalah (khususnya terkait konflik horizontal). Sebagai sebuah simbol kemajuan peradaban, kedaulatan, dan integritas negara, IKN membutuhkan pengelolaan SDM pertahanan yang tidak saja profesional namun juga arif dan bijaksana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Dudung Ungkap Alasan...
Dudung Ungkap Alasan Dadan Dicopot karena Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
Sosok Ryamizard Ryacudu...
Sosok Ryamizard Ryacudu di Mata Dudung Abdurachman: Prajurit Pejuang
Bertemu Kepala BGN,...
Bertemu Kepala BGN, Dudung: Saya Bilang KSP Kawal Ketat Program Unggulan Bapak Presiden
5 WNI Ditangkap Israel,...
5 WNI Ditangkap Israel, Dudung Minta Kemlu Segera Lakukan Diplomasi
Rotasi Pasukan Perdamaian,...
Rotasi Pasukan Perdamaian, 742 Prajurit TNI Bersiap Berangkat ke Lebanon 22 Mei 2026
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Rekomendasi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved