Terima Utusan Presiden Zelensky, DPR Konsisten Dukung Ukraina
Rabu, 01 Maret 2023 - 17:17 WIB
loading...
BKSAP DPR menerima delegasi Ukraina di gedung DPR, Jakarta, Senin (27/2/2023). Para anggota DPR konsisten mendukung terwujudnya perdamaian dan kemerdekaan bagi bangsa Ukraina. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para anggota DPR konsisten mendukung terwujudnya perdamaian dan kemerdekaan bagi bangsa Ukraina. Hal itu ditegaskan saat wakil rakyat tersebut menerima kunjunga delegasi dari Ukraina .
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen ( BKSAP ) DPR Fadli Zon menegaskan sikap Senayan sangat jelas dalam hal menghargai integritas wilayah Ukraina sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka mendorong akses mutlak kepada misi-misi kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa manusia dalam perang.
“Kami juga mendorong upaya-upaya perdamaian dan komunikasi dalam rangka untuk dialog perdamaian,” kata anggota Komisi I tersebut ketika menerima delegasi utusan Presiden Ukraina, Senin (27/2/2023). Baca juga: Kepala Intelijen Ukraina Tak Melihat Tanda China Berniat Persenjatai Rusia
Rombongan utusan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersebut dipimpin Tamila Tasheva (Perwakilan Tetap Presiden Ukraina untuk Republik Otonomi Krimea). Dia didampingi sejumlah anggota yakni Mariia Tomak (Kepala Departemen Platform Krimea di Perutusan Presiden Ukraina untuk Republik Otonomi Krimea) serta dua perwakilan parlemen Ukraina (Rada) yakni Vadym Halaichuk dan Mariia Mezentseva. Rombongan ini didampingi Dubes Ukraina, Vasyl Hamianin.
Tamila Tasheva berterima kasih kepada sikap konsisten Indonesia di dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika membahas persoalan Ukraina. “Muslim Ukraina terutama Krimea Tartar sudah mengalami persekusi dari Rusia sejak 2014. Sedikitnya 181 warga Krimea Tartar saat ini menjadi tahanan politik di bawah pemerintah Rusia yang menjajah Krimea,” tuturnya.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen ( BKSAP ) DPR Fadli Zon menegaskan sikap Senayan sangat jelas dalam hal menghargai integritas wilayah Ukraina sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka mendorong akses mutlak kepada misi-misi kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa manusia dalam perang.
“Kami juga mendorong upaya-upaya perdamaian dan komunikasi dalam rangka untuk dialog perdamaian,” kata anggota Komisi I tersebut ketika menerima delegasi utusan Presiden Ukraina, Senin (27/2/2023). Baca juga: Kepala Intelijen Ukraina Tak Melihat Tanda China Berniat Persenjatai Rusia
Rombongan utusan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersebut dipimpin Tamila Tasheva (Perwakilan Tetap Presiden Ukraina untuk Republik Otonomi Krimea). Dia didampingi sejumlah anggota yakni Mariia Tomak (Kepala Departemen Platform Krimea di Perutusan Presiden Ukraina untuk Republik Otonomi Krimea) serta dua perwakilan parlemen Ukraina (Rada) yakni Vadym Halaichuk dan Mariia Mezentseva. Rombongan ini didampingi Dubes Ukraina, Vasyl Hamianin.
Tamila Tasheva berterima kasih kepada sikap konsisten Indonesia di dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika membahas persoalan Ukraina. “Muslim Ukraina terutama Krimea Tartar sudah mengalami persekusi dari Rusia sejak 2014. Sedikitnya 181 warga Krimea Tartar saat ini menjadi tahanan politik di bawah pemerintah Rusia yang menjajah Krimea,” tuturnya.
Lihat Juga :