Rafael Alun Ayah Mario Dandy Penuhi Panggilan KPK, Apa Saja yang Akan Diklarifikasi?

Rabu, 01 Maret 2023 - 10:40 WIB
loading...
Rafael Alun Ayah Mario...
Ayah Mario Dandy Satriyo (20), Rafael Alun Trisambodo memenuhi panggilan Kedeputian Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Ayah Mario Dandy Satriyo (20), Rafael Alun Trisambodo memenuhi panggilan Kedeputian Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. Mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu mulai memasuki ruang klarifikasi di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan sekitar pukul 09.02 WIB.

Rafael yang mengenakan kemeja batik dibalut jaket hitam dipanggil lembaga antirasuah untuk diklarifikasi mengenai harta kekayaannya yang bernilai fantastis. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan, ada yang tidak sesuai antara harta kekayaan Rafael Alun dengan upah atau pendapatan yang diterimanya sebagai eselon III di DJP Kemenkeu.

Maka itu, hal tersebut yang bakal menjadi fokus klarifikasi KPK terhadap Rafael Alun. "Sekarang yang dipersoalkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, red) yang ternyata harta yang bersangkutan tidak sesuai dengan upah yang bersangkutan. Untuk mengklarifikasi menyangkut penghasilan, kan itu. Kan di LHKPN itu selain menanyakan jumlah harta tapi juga sumbernya," kata pria yang akrab disapa Alex saat dikonfirmasi, Rabu (1/3/2023).

Baca juga: Rafael Alun Tenteng Tas Masuk ke Ruang Klarifikasi KPK



Rafael Alun juga disinyalir memiliki harta yang disembunyikan. Rafael disebut-sebut memiliki banyak aset berupa rumah. Anak Rafael, Mario Dandy Satriyo juga kerap pamer mobil mewah merek Jeep Rubicon dan motor Harley Davidson.

Namun, beberapa aset itu ternyata tidak tercantum dalam LHKPN yang disetorkan Rafael ke KPK. Berdasarkan hasil penelusuran LHKPN Rafael Alun periodik 2022, dia hanya tercatat memiliki kendaraan berupa mobil Toyota Camry tahun 2008 dan mobil Toyota Kijang tahun 2018.

Harta kekayaan Rafael Alun juga tergolong mengalami lonjakan yang signifikan dalam beberapa tahun belakangan. Oleh karenanya, KPK ingin memastikan apakah ada penambahan nilai aset Rafael, atau memang ada harta yang tak jelas sumbernya.

"Sebagaimana yang teman-teman ketahui, LHKPN kita itu sebetulnya tidak menggambarkan arus kas. Karena LHKPN itu tiap tahun digilir berdasar nilai aset. Artinya, kalau dia beli tanah tahun 2010 seharga Rp1 miliar bisa jadi sekarang jadi Rp5 miliar," tutur Alex.

"Nah ini barangkali salah satu yang harus diperbaiki di LHKPN, sehingga LHKPN betul-betul mencantumkan nilai arus kas," sambungnya.

Rafael Alun adalah ayah dari Mario Dandy Satriyo, pelaku penganiayaan terhadap D, anak pengurus pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jonathan Latumahina. Mario telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan tersebut.

Kasus itu viral dan kemudian berbuntut panjang. Ayah Mario Dandy, Rafael Alun ikut terseret. Gaya hidup glamour Mario Dandy menjadikan pertanyaan terhadap sosok sang ayah.

Setelah ditelusuri, Rafael Alun ternyata memiliki harta kekayaan yang fantastis yakni sebesar Rp56,10 miliar. Ada peningkatan harta kekayaan Rafael Alun yang cukup signifikan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved