Gus Sofwan Doakan Putra Pengurus Ansor Korban Penganiayaan Mario Dandy Segera Sembuh
Selasa, 28 Februari 2023 - 17:05 WIB
loading...
Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Mohamad Sofwan menyampaikan harapan dan untuk doa kesembuhan D (17), putra pengurus GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Mohamad Sofwan menyampaikan harapan dan doa kesembuhan D (17), putra pengurus GP Ansor yang menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo . D hingga kini masih dirawat di RS Mayapada Kuningan, Jakarta Selatan.
Sofwan yang juga sekretaris pribadi mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siroj menyatakan keprihatinan atas kejadian yang dialami oleh D yang sudah terbaring selama lebih dari sepekan.
"Saya mendoakan Saudara D supaya cepat pulih dan sembuh total. Selain itu, mari upaya hukum terhadap kasus berjalan tetap kita kawal sampai tuntas. Sehingga asas keadilan di negeri ini dapat ditegakkan tanpa pandang bulu," ucap Sofwan, Selasa (28/2/2023).
Pria yang akrab disapa Gus Sofwan ini juga menyatakan keheranannya soal tindakan tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh Mario Dandy. "Kok bisa ya ada manusia yang setega dan sekejam itu. Saya enggak habis pikir mengapa seorang pemuda yang berpendidikan, melakukan tindakan yang tidak bermoral. Apalagi mengingat sebab kejadian tersebut adalah hal yang sepele," tuturnya.
Baca juga: Mario Dandy Dikeluarkan dari Universitas Prasetiya Mulya
Sofwan yang juga sekretaris pribadi mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siroj menyatakan keprihatinan atas kejadian yang dialami oleh D yang sudah terbaring selama lebih dari sepekan.
"Saya mendoakan Saudara D supaya cepat pulih dan sembuh total. Selain itu, mari upaya hukum terhadap kasus berjalan tetap kita kawal sampai tuntas. Sehingga asas keadilan di negeri ini dapat ditegakkan tanpa pandang bulu," ucap Sofwan, Selasa (28/2/2023).
Pria yang akrab disapa Gus Sofwan ini juga menyatakan keheranannya soal tindakan tidak berprikemanusiaan yang dilakukan oleh Mario Dandy. "Kok bisa ya ada manusia yang setega dan sekejam itu. Saya enggak habis pikir mengapa seorang pemuda yang berpendidikan, melakukan tindakan yang tidak bermoral. Apalagi mengingat sebab kejadian tersebut adalah hal yang sepele," tuturnya.
Baca juga: Mario Dandy Dikeluarkan dari Universitas Prasetiya Mulya
Soroti Gaya Hidup Hedonis
Gus Sofwan yang juga Direktur Eksekutif NU Welfare ini juga menyoroti mengenai gaya hidup hedonis (bermewah-mewahan) Aparatur Negeri Sipil (ASN), khususnya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).Lihat Juga :