Meroket di Level Internasional, Penerapan E-Government Nasional Masih Belum Memuaskan

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:01 WIB
loading...
Meroket di Level Internasional,...
Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan RB, Rini Widyantini mengatakan penerapan e-government atau sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) nasional masih belum memuaskan. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dari hasil survei indeks e-government yang dilakukan United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringkat Indonesia meningkat dari 107 pada tahun 2018 menjadi 88 di tahun 2020. Meski begitu dari evaluasi penerapan e-government atau sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE) nasional masih belum memuaskan.

“Sebagai informasi tentara penerapan SPBE nasional kita itu indeksnya tahun 2019 masih di bawah. Dari skala 1 sampai 5, untuk nasional itu masih 2,18. Dari 400 instansi pemerintah yang kita evaluasi,” ujar Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan RB Rini Widyantini dalam Webminar Kearsipan yang digelar secara virtual (16/7/2020). (Baca juga: Peringkat Indonesia E-Government Indonesia Meroket 19 Peringkat)

Dari data yang ditampilkan, penerapan e-government secara nasional dengan predikat “baik” ke atas hanya sebesar 31,51%. Sisanya 68,49% berpredikat di bawah “baik”.

“Kemudian SPBE tingkat pusat sudah lumayan tinggi tahun 2019 2,97. Ya tengah-tengah ya. Tetapi di pemda masih 2,07 dari 131 atau dari seluruh pemda yang kita evaluasi,” tuturnya.

Untuk di tingkat kementerian lembaga/hampir sebagian besar berpredikat “baik” ke atas yakni 73,61%. Sementara sisanya 16,39% berpredikat di bawah “baik”. Sementara di tataran pemda hanya 25,59% yang berpredikat “baik” ke atas. Lalu sebagian besar yakni 74,415 berpredikat di bawah “baik”. (Baca juga: Menhan Prabowo Berharap 500 Maung Selesai Diproduksi saat HUT TNI)

“Indeks ini menunjukan tingkat kematangan SPBE pada level 2. Yaitu penerapan SPBE kementerian/lembaga/daerah masih sendiri-sendiri dan belum dilakukan integrasi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Ray Rangkuti Singgung...
Ray Rangkuti Singgung Indonesia Masih di Level Ikut-ikutan dalam Politik Luar Negeri
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved