Menhan Prabowo Berharap 500 Maung Selesai Diproduksi saat HUT TNI

Kamis, 16 Juli 2020 - 14:24 WIB
loading...
Menhan Prabowo Berharap...
Menhan Prabowo Subianto menjajal mobil Kendaraan Taktis (Rantis) 4 x 4 buatan dalam negeri, PT Pindad. Mobil tersebut diberi nama Maung. FOTO/TWITTER/@prabowo
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengakui bahwa Kementerian Pertahanan (Kemhan) memesan 500 Maung, kendaraan taktis (rantis) buatan PT Pindad . 500 rantis itu diharapkan bisa selesai diproduksi pada Oktober 2020.

"Kita berharap Oktober sudah selesai (pesanan 500 Maung)," kata Prabowo saat dikonfirmasi wartawan perihal pemesanan 500 Maung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Saat ditanya apakah targetnya saat ulang tahun TNI 5 Oktober, Prabowo membenarkan. "Ya, insya Allah," ucap Prabowo.

Soal alasan Kemhan memesan pada Pindad, Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan, Pindad adalah industri pertahanan dalam negeri. Kemhan tentu ingin menghidupkan industri pertahanan di dalam negeri sekaligus menciptakan lapangan kerja. (Baca juga: Prabowo Jajal si 'Maung' Mobil Rantis Buatan Pindad ).

"Kita ingin tingkatkan pendapatan bangsa kita, jadi memang Presiden garisnya industri dalam negeri harus dibangkitkan, ya kita dukung sektor pertahanan, terangnya.

Saat ditanya apakah pembelian pada Pindad direncanakan mengingat Prabowo telah berkeliling ke beberapa negara terkait pembelian alutsista, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu membantahnya. Karena, ada beberapa kebutuhan alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang dibeli dari luar negeri. "Enggak, ada beberapa yang kita butuh dari luar negeri ya kita cari dari luar negeri," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
Rekomendasi
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Makin Panas, Kuasa Hukum...
Makin Panas, Kuasa Hukum Ruben Onsu Sebut Permintaan Maaf Sarwendah Tidak Tulus
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Berita Terkini
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Infografis
Bangunan Peninggalan...
Bangunan Peninggalan Belanda yang Cocok Dikunjungi Saat HUT RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved