Peringkat E-Government Indonesia Meroket 19 Tingkat
Kamis, 16 Juli 2020 - 16:13 WIB
loading...
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo mengatakan peringkat pelaksanaan e-government Indonesia naik signifikan. Foto/Kemenpan RB
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) , Tjahjo Kumolo mengatakan peringkat pelaksanaan e-government Indonesia naik signifikan. Hal ini didasarkan survei e-government yang dilakukan United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 2020.
“Berkaitan dengan penyelenggaraan e-government, baru saja diumumkan hasil survei e-government yang dilakukan oleh United Nations pada tahun 2020, dimana Indonesia saat ini berada pada ranking 88 dari 193 negara,” ujarnya dalam Webminar Kearsipan yang digelar secara virtual, Kamis (16/7/2020). (Baca juga: Menhan Prabowo Berharap 500 Maung Selesai Diproduksi saat HUT TNI)
Dia mengatakan jika dibandingkan survei tahun 2018 peringkat Indonesia masih di atas angka 100. “Peringkat tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan sebesar 19 peringkat dari penilaian sebelumnya tahun 2018 yang berada pada ranking 107,” ungkapnya.
Tjahjo mengapresiasi kerja seluruh tim koordinasi e-government atau sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE). Dia mengatakan kondisi di tengah pandemi saat ini penggunaan e-government adalah sebuah keharusan.
“Ini merupakan keharusan dari kegiatan pemerintah sehari-hari sebagai langkah konkrit yang dilakukan oleh pemerintah untuk tetap menggerakkan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
“Berkaitan dengan penyelenggaraan e-government, baru saja diumumkan hasil survei e-government yang dilakukan oleh United Nations pada tahun 2020, dimana Indonesia saat ini berada pada ranking 88 dari 193 negara,” ujarnya dalam Webminar Kearsipan yang digelar secara virtual, Kamis (16/7/2020). (Baca juga: Menhan Prabowo Berharap 500 Maung Selesai Diproduksi saat HUT TNI)
Dia mengatakan jika dibandingkan survei tahun 2018 peringkat Indonesia masih di atas angka 100. “Peringkat tersebut mengalami peningkatan cukup signifikan sebesar 19 peringkat dari penilaian sebelumnya tahun 2018 yang berada pada ranking 107,” ungkapnya.
Tjahjo mengapresiasi kerja seluruh tim koordinasi e-government atau sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE). Dia mengatakan kondisi di tengah pandemi saat ini penggunaan e-government adalah sebuah keharusan.
“Ini merupakan keharusan dari kegiatan pemerintah sehari-hari sebagai langkah konkrit yang dilakukan oleh pemerintah untuk tetap menggerakkan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Lihat Juga :