Wakil Presiden Asal Jawa Timur, Nomor 2 Mantan Ajudan Soeharto dan Panglima ABRI
Sabtu, 25 Februari 2023 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1966-1972, Sudharmono menjadi Sekretaris Kabinet sekaligus Sekretaris Dewan Stabilitas Ekonomi. Jabatan lain yang pernah dipegang Sudharmono adalah Menteri Sekretaris Negara pada 1972-1988 dan Menteri Dalam Negeri pada 1982-1983.
Sudharmono dilantik menjadi wapres pada 11 Maret 1988. Saat menjabat sebagai wapres, Sudharmono membentuk Tromol Pos 5000 sebagai sarana pengawasan masyarakat. Sudharmono meninggal dunia Pada 25 Januari 2006 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
2. Try Sutrisno
Try Sutrisno adalah Wakil Presiden ke-6 RI. Dia mendampingi Presiden Soeharto pada 1993-1998.
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935 ini terpilih sebagai wapres melalui Sidang Umum MPR. Jauh sebelum menjadi wapres, Try yang berasal dari militer ini terlibat dalam perang melawan Pemberontakan PRRI pada 1957.
Pada 1962, Try termasuk salah satu prajurit yang diterjunkan dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Try kemudian terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974.
Baca juga: Try Sutrisno dan Wiranto, Ajudan Soeharto yang Kariernya Meroket hingga Menjadi Panglima ABRI
Sejumlah jabatan pernah diamanahkan kepada Try antara lain, Kepala Komando Daerah Staf di Kodam XVI/Udayana, Panglima Daerah Kodam IV/Sriwijaya, Panglima Daerah Kodam V/Jaya. Pada Agustus 1985, pangkat Try dinaikkan menjadi Letjen TNI dan ia diangkat sebagai Wakil Kepala Staf TNI AD.
Sudharmono dilantik menjadi wapres pada 11 Maret 1988. Saat menjabat sebagai wapres, Sudharmono membentuk Tromol Pos 5000 sebagai sarana pengawasan masyarakat. Sudharmono meninggal dunia Pada 25 Januari 2006 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
2. Try Sutrisno
Try Sutrisno adalah Wakil Presiden ke-6 RI. Dia mendampingi Presiden Soeharto pada 1993-1998.
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935 ini terpilih sebagai wapres melalui Sidang Umum MPR. Jauh sebelum menjadi wapres, Try yang berasal dari militer ini terlibat dalam perang melawan Pemberontakan PRRI pada 1957.
Pada 1962, Try termasuk salah satu prajurit yang diterjunkan dalam Operasi Pembebasan Irian Barat. Try kemudian terpilih menjadi ajudan Presiden Soeharto pada 1974.
Baca juga: Try Sutrisno dan Wiranto, Ajudan Soeharto yang Kariernya Meroket hingga Menjadi Panglima ABRI
Sejumlah jabatan pernah diamanahkan kepada Try antara lain, Kepala Komando Daerah Staf di Kodam XVI/Udayana, Panglima Daerah Kodam IV/Sriwijaya, Panglima Daerah Kodam V/Jaya. Pada Agustus 1985, pangkat Try dinaikkan menjadi Letjen TNI dan ia diangkat sebagai Wakil Kepala Staf TNI AD.
Lihat Juga :