Kepala BP2MI Ajak Ubah Persepsi Buruk Soal Pekerja Migran

Sabtu, 25 Februari 2023 - 02:42 WIB
loading...
Kepala BP2MI Ajak Ubah...
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Benny Rhamdani mengajak para PMI dan masyarakat mengubah persepsi tentang PMI yang selama ini berkembang. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengajak para pekerja migran Indonesia ( PMI ) dan masyarakat mengubah persepsi tentang PMI yang selama ini berkembang. Benny menjelaskan, PMI merupakan orang-orang istimewa, tidak boleh diremehkan, bahkan saat ini telah mendapat predikat sebagai pahlawan devisa Indonesia.

"Mari kita ubah persepsi tentang PMI yang dulu dianggap tidak istimewa, diremehkan, sekarang boleh tidak lagi. Perubahan persepsi juga sudah kami lakukan melalui kerja konkret, dan berbagai terobosan yang berpihak pada PMI," kata Benny saat blusukan ke Desa Mekarjaya, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jumat 24 Februari 2023. Baca juga: Refleksi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Dalam kesempatan itu, Benny tidak sekadar melakukan pertemuan dengan para pejabat publik. Tapi memilih menemui para PMI secara langsung.

"Biasa BP2MI menggelar rakor bersama gubernur, serta bupati dan wali kota. Di situ saya sosialisasikan atau kenalkan tugas fungsi BP2MI, dan mendorong sinkronisasi program dengan para kepala daerah. Tapi, kebiasaan itu telah berubah, saya juga turun langsung untuk menemui masyarakat seperti di desa ini," tuturnya.

Dia mengaku tidak pernah segan untuk blusukan atau menemui para PMI secara langsung. Dia yakin bahwa pertemuan dan dialog yang dilakukan dengan para PMI dan masyarakat akan membawa dampak besar terhadap perubahan pola pikir atau mindset.

Menurutnya, turun langsung menemui PMI merupakan langkah penting bagi lembaga yang dipimpinnya. Pasalnya, melalui kegiatan itu dirinya mengaku dapat mengetahui secara langsung tentang perkembangan yang terjadi di desa, serta memahami semua persoalan yang dikeluhan masyarakat.

"Perubahan terhadap citra PMI, harus dimulai dari perubahan paradigma, dan kerja yang berpihak pada pekerja migran. Dengan begitu, semua program bisa berjalan lancar," ujar politikus Partai Hanura ini.

Dia juga meminta generasi muda untuk tidak menyia-nyiakan masa mudanya. Benny mendorong para pemuda untuk mencari peluang kerja agar bisa mandiri, dan memastikan bahwa BP2MI siap memfasilitasi masyarakat yang ingin mengambil peluang kerja ke luar negeri.

"Jangan ikut godaan calo atau sindikat untuk bekerja sebagai PMI. Kalau kalian ikut program pemerintah, kalian akan mendapat jaminan, serta tidak akan diperlakukan jahat dan kasar, seperti PMI yang diberangkatkan secara ilegal," ungkapnya.

Kemudian, dia meminta agar peserta sosialisasi mendorong semangat diseminasi informasi tentang peluang kerja ke luar negeri. Dia menilai diseminasi informasi tersebut sangat penting, agar masyarakat tahu apa itu sindikat penempatan ilegal PMI, dan tidak menjadi korban.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarjaya Dindin Rusad Nurdin menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan organisasi paguyuban Ikatan Alumni SMPN Pacet Kertasari 2. Dia menambahkan, kehadiran BP2MI sangat membantu pemerintah desa dan sangat bermanfaat bagi generasi muda yang hadir agar bisa memanfaatkan peluang bekerja ke luar negeri. Baca juga: Lindungi Pekerja Migran, Kemnaker Gandeng Polri

Acara itu juga dihadiri oleh Camat Pacet Asep Susanto, Kapolsek Pacet AKP Hendri Noki Rukmansyah. Sedangkan Benny Rhamdani didampingi oleh Direktur Dwi Anto, Direktur Yana Anusasana, Direktur Mocharom Ashadi, Kepala Biro Hukum dan Humas Hadi Wahyuningrum, Inspektur Suwedi, dan Kepala BP3MI Jawa Barat Kombes Pol Erwin Rachmat.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Kolaborasi UICI-KP2MI...
Kolaborasi UICI-KP2MI Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Prabowo Puji Aksi Heroik...
Prabowo Puji Aksi Heroik Sugianto Selamatkan Lansia dari Kebakaran di Korsel
Kementerian P2MI Dukung...
Kementerian P2MI Dukung Kementrans Kirim Masyarakat Transmigrasi Bekerja ke Jepang
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Lindungi Hak PMI, May...
Lindungi Hak PMI, May God-Taiwan Teken MoU dengan Anak Usaha BPJS Ketenagakerjaan
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved