Ini 9 Pertimbangan Komite Etik Polri Pertahankan Richard Eliezer
Rabu, 22 Februari 2023 - 19:24 WIB
loading...
Mantan Ajudan Ferdy Sambo, Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dijatuhi sanksi administrasi berupa demosi 1 tahun oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Mantan Ajudan Ferdy Sambo , Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E dijatuhi sanksi administrasi berupa demosi 1 tahun oleh Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Sidang etik yang dipimpin oleh Sesro Wabprof Divisi Propam Polri Kombes Sakeus Ginting itu juga menyatakan Bharada E tetap bisa melanjutkan karier di kepolisian.
Terdapat sembilan pertimbangan KKEP dalam mengeluarkan putusan tersebut. Pertama, Bharada E belum pernah dihukum baik pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana. Kedua, Bharada E mengakui kesalahan dan menyesali perbuatan menembak Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Ketiga, terduga pelanggar telah menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama, di mana pelaku yang lainnya dalam sidang pidana PN Jaksel berusaha mengaburkan fakta yang sebenarnya dengan berbagai cara, merusak, menghilangkan barang bukti dan memanfaatkan pengaruh kekuasaan. Tetapi justru kejujuran terduga pelanggar dengan berbagai risiko telah turut mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat jumpa pers, Rabu (22/2/2023).
Baca juga: Sidang Etik Polri: Richard Eliezer Disanksi Demosi 1 Tahun
Terdapat sembilan pertimbangan KKEP dalam mengeluarkan putusan tersebut. Pertama, Bharada E belum pernah dihukum baik pelanggaran disiplin, kode etik, maupun pidana. Kedua, Bharada E mengakui kesalahan dan menyesali perbuatan menembak Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Ketiga, terduga pelanggar telah menjadi justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama, di mana pelaku yang lainnya dalam sidang pidana PN Jaksel berusaha mengaburkan fakta yang sebenarnya dengan berbagai cara, merusak, menghilangkan barang bukti dan memanfaatkan pengaruh kekuasaan. Tetapi justru kejujuran terduga pelanggar dengan berbagai risiko telah turut mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi," ujar Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat jumpa pers, Rabu (22/2/2023).
Baca juga: Sidang Etik Polri: Richard Eliezer Disanksi Demosi 1 Tahun
Lihat Juga :