Lewat Pariwisata, Perhimpunan Inti Kenalkan Budaya Tionghoa
Minggu, 19 Februari 2023 - 03:42 WIB
loading...
Koordinator Bidang Seni dan Budaya Inti DKI Jakarta Andre Hutama mengakui literasi tentang budaya Tionghoa masih kurang. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) DKI Jakarta berupaya membuat perpustakaan budaya berbasis digital. Hal itu dilakukan untuk mengikuti perkembangan zaman yang sudah serba digital.
Koordinator Bidang Seni dan Budaya DKI Jakarta Andre Hutama mengakui dalam prosesnya pembuatan perpustakaan digital bukan tanpa hambatan. Menurutnya, hambatan yang utama terkait minimnya literasi tentang Tionghoa.
"Hambatan pertama minimnya literasi, jadi kita harus akui bahwa beberapa puluh tahun terakhir ini kan informasi tentang ke-Tionghoaan agak terbatas," kata Andre dalam Podcast Aksi Nyata Perindo bertajuk 'Apakah Semua Budaya Masih Sakral di Era Modern dan Digital', Sabtu (18/2/2023).
Ia menyebutkan, literasi ke-Tionghoaan mulai aktif kembali sejak zaman reformasi. Hal itu terus berlanjut hingga zaman industri 4.0.
Koordinator Bidang Seni dan Budaya DKI Jakarta Andre Hutama mengakui dalam prosesnya pembuatan perpustakaan digital bukan tanpa hambatan. Menurutnya, hambatan yang utama terkait minimnya literasi tentang Tionghoa.
"Hambatan pertama minimnya literasi, jadi kita harus akui bahwa beberapa puluh tahun terakhir ini kan informasi tentang ke-Tionghoaan agak terbatas," kata Andre dalam Podcast Aksi Nyata Perindo bertajuk 'Apakah Semua Budaya Masih Sakral di Era Modern dan Digital', Sabtu (18/2/2023).
Ia menyebutkan, literasi ke-Tionghoaan mulai aktif kembali sejak zaman reformasi. Hal itu terus berlanjut hingga zaman industri 4.0.
Lihat Juga :