Koalisi Parpol Belum Tetapkan Capres-Cawapres karena PDIP

Jum'at, 17 Februari 2023 - 11:39 WIB
loading...
A A A
"Makanya sikap PDIP, memang ditunggu banyak pihak, bukan hanya ditunggu oleh masyarakat tetapi juga ditunggu oleh partai-partai politik. KIB juga masih menunggu, sekalipun KIB sudah terbentuk Mei 2022," ujarnya.

Soal lambannya ritme kandidasi Pilpres 2024 ketimbang 2019, Yusak menyebut hal ini disebabkan profil calon. Pada 2019 masih ada kandidat petahana yakni Jokowi, yang keyakinan menangnya lebih besar. Tetapi saat ini jarak elektabilitas Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo masih sangat tipis. Ini juga menyebabkan parpol agau koalisi parpol belum percaya diri mendeklarasikan capres-cawapres.

Dekan FISIP Universitas Soetomo ini bahkan melihat ada skenario dua putaran. Dengan ketentuan presidential threshold 20%, Koalisi Perubahan lebih banyak kursinya yakni 28%, disusul KIB, KIR dan PDIP, sehingga mungkin saja jika nantinya ada 4 pasang calon meskipun perkembangan politik akan dinamis.



"Tetapi yang bisa kita tangkap adalah hadirnya lebih dua pasang calon ini saya kira akan menghadirkan iklim kompetisi yang baik. Sekaligus memberikan ruang bagi rakyat memberikan ruang baik bagi masyarakat sekaligus memberikan alternatif-alternatif pilihan bagi masyarakat untuk memilih, karena kita belajar dari 2019 lalu ini gejala divided society ini sangat tinggi sekali bahkan polarisasi masyarakat ini berlangsung secara ekstrem sekali, secara diametra bahkan pasca pemilu, ini tentu kita harus evaluasi bersama," tandasnya.

PDIP Tolak Bergabung Koalisi Perubahan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Tolak Revisi UU...
PDIP Tolak Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Parpol
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
SK Pengurus Partai Ummat...
SK Pengurus Partai Ummat Tak Kunjung Disahkan, Aznur Syamsu Imbau Kader Tak Terprovokasi
Kuasa Hukum DPP PPP:...
Kuasa Hukum DPP PPP: Jawaban Tergugat Diterima Hakim, Gugatan Balik atas Perkara Maluku Diajukan
KPK Sebut Rekomendasi...
KPK Sebut Rekomendasi Tata Kelola Parpol Sudah Dilaporkan ke Prabowo dan Puan
KPK Usul Ketum Parpol...
KPK Usul Ketum Parpol Maksimal 2 Periode, Bahlil: Jangan Dibuat Seragam
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
10 Tahun Tanpa Kantor,...
10 Tahun Tanpa Kantor, Kini PPP Bengkulu Tengah Siap Tancap Gas
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Rekomendasi
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved