Kompolnas Lihat Polri Profesional Tangani Kasus Tragedi Kanjuruhan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 02:25 WIB
loading...
A
A
A
Terkait hal tersebut, Poengky mengatakan bahwa sepengetahuannya Brimob memang khas dengan yel-yel, termasuk yel-yel Brigade. Dia menuturkan, tujuan yel-yel itu meningkatkan semangat dan solidaritas yang tinggi.
"Dalam hal ini, mereka pasti bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dan menyemangati anggota yang menjadi terdakwa. Tetapi, untuk pengucapan yel-yel semangat dan solidaritas memang harus melihat tempat dan situasinya. Jangan sampai diartikan sebagai tindakan intimidatif terhadap orang lain," jelasnya.
Dia mengakui bahwa jika yel-yel itu dilakukan di lorong ruang-ruang Pengadilan Negeri Surabaya memang dapat mengganggu meski tidak dilakukan di dalam ruang persidangan. "Oleh karena itu, atasan langsung mereka perlu menegur dan memberikan arahan agar mereka tidak melakukan hal serupa," imbuhnya.
Menurut dia, sigapnya langkah kepolisian meminta maaf atas insiden tersebut menunjukkan keseriusan Polri menjaga profesionalitas dan independensi hakim dalam memimpin persidangan. Kejadian itu juga terjadi di luar kendali institusi.
Kompolnas juga berharap agar insiden serupa tidak terulang. "Betul, di satu sisi memang Brimob punya kultur solidaritas yang tinggi, tetapi di sisi lain dapat mengganggu sidang di ruangan lain," pungkasnya.
"Dalam hal ini, mereka pasti bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dan menyemangati anggota yang menjadi terdakwa. Tetapi, untuk pengucapan yel-yel semangat dan solidaritas memang harus melihat tempat dan situasinya. Jangan sampai diartikan sebagai tindakan intimidatif terhadap orang lain," jelasnya.
Dia mengakui bahwa jika yel-yel itu dilakukan di lorong ruang-ruang Pengadilan Negeri Surabaya memang dapat mengganggu meski tidak dilakukan di dalam ruang persidangan. "Oleh karena itu, atasan langsung mereka perlu menegur dan memberikan arahan agar mereka tidak melakukan hal serupa," imbuhnya.
Menurut dia, sigapnya langkah kepolisian meminta maaf atas insiden tersebut menunjukkan keseriusan Polri menjaga profesionalitas dan independensi hakim dalam memimpin persidangan. Kejadian itu juga terjadi di luar kendali institusi.
Kompolnas juga berharap agar insiden serupa tidak terulang. "Betul, di satu sisi memang Brimob punya kultur solidaritas yang tinggi, tetapi di sisi lain dapat mengganggu sidang di ruangan lain," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :