Cerita Prabowo Tentang Pengalaman Belajar Disiplin di RMC Duntroon Australia
Sabtu, 11 Februari 2023 - 13:31 WIB
loading...
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di The Royal Military College (RMC) Duntroon, Australia. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki kenangan istimewa di Australia, tepatnya di The Royal Military College (RMC) Duntroon, Australia. Dia pada 49 tahun yang lalu berkesempatan belajar sebentar di sana.
Kenangan itu ia bagikan saat bertemu para mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di pelatihan perwira angkatan darat Australia, Kamis (9/2/2023). "Ini (pendidikan) pasti membawa dampak yang baik pada negara kita. Saudara-saudara akan kembali ke institusi masing-masing dan diharapkan melaksanakan tanggung jawab itu dengan suatu perbaikan,” ujarnya.
Ia pun memberi contoh pengalamannya belajar di RMC Duntroon. “Tidak setahun atau dua tahun tetapi hanya 3 minggu, waktu itu kita taruna tingkat 4. Kemudian banyak hal yang menarik yang saya tangkap dari minggu-minggu itu, salah satunya bagaimana cara mereka melaksanakan kegiatan dengan efisien, dengan disiplin pribadi," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Ingatkan Mahasiswa Indonesia di Australia Kembali ke Tanah Air
Contoh disiplin tersebut yaitu saat akan berangkat latihan. Taruna-taruna di RMC Duntroon agak santai soal waktu karena efisien dengan disiplin pribadi.
"Jadi saat itu seluruh batalyon akan latihan di luar mau berangkat dengan 30 kendaraan dan disampaikan kita akan berangkat jam 1 siang. Kita dari Indonesia, sudah bersiap dari jam 11 dengan ransel dan terus pantau ke lapangan, jam 11.30 lihat ke lapangan nggak ada apa-apa, jam 12.00 enggak ada juga,” ujarnya.
“Kita jadi bingung, ternyata kendaraan baru keluar jam 12.30 dan di kendaraan itu sudah ada nomor atau kode, dan saat itu baru taruna-taruna Australia keluar, mereka langsung menuju truk masing-masing. Berarti Australian army is a smooth machine, quiet but smooth but on time. Jam 1 ya jam 1, efisien," sambung Prabowo.
Kenangan itu ia bagikan saat bertemu para mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di pelatihan perwira angkatan darat Australia, Kamis (9/2/2023). "Ini (pendidikan) pasti membawa dampak yang baik pada negara kita. Saudara-saudara akan kembali ke institusi masing-masing dan diharapkan melaksanakan tanggung jawab itu dengan suatu perbaikan,” ujarnya.
Ia pun memberi contoh pengalamannya belajar di RMC Duntroon. “Tidak setahun atau dua tahun tetapi hanya 3 minggu, waktu itu kita taruna tingkat 4. Kemudian banyak hal yang menarik yang saya tangkap dari minggu-minggu itu, salah satunya bagaimana cara mereka melaksanakan kegiatan dengan efisien, dengan disiplin pribadi," kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Ingatkan Mahasiswa Indonesia di Australia Kembali ke Tanah Air
Contoh disiplin tersebut yaitu saat akan berangkat latihan. Taruna-taruna di RMC Duntroon agak santai soal waktu karena efisien dengan disiplin pribadi.
"Jadi saat itu seluruh batalyon akan latihan di luar mau berangkat dengan 30 kendaraan dan disampaikan kita akan berangkat jam 1 siang. Kita dari Indonesia, sudah bersiap dari jam 11 dengan ransel dan terus pantau ke lapangan, jam 11.30 lihat ke lapangan nggak ada apa-apa, jam 12.00 enggak ada juga,” ujarnya.
“Kita jadi bingung, ternyata kendaraan baru keluar jam 12.30 dan di kendaraan itu sudah ada nomor atau kode, dan saat itu baru taruna-taruna Australia keluar, mereka langsung menuju truk masing-masing. Berarti Australian army is a smooth machine, quiet but smooth but on time. Jam 1 ya jam 1, efisien," sambung Prabowo.
Lihat Juga :