Keserentakan Pilkada Mundur di 2027, DPR Tengah Finalisasi RUU Pemilu
Rabu, 15 Juli 2020 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Doli menjelaskan, panja di Komisi II ini bertugas untuk mengkompilasi masukan dari tiap fraksi. Dan karena sudah terbentuk panja, maka akan sia-sia jika Komisi II tidak membuka aspirasi publik mengingat usulan RUU Pemilu kali ini diusulkan oleh DPR.
"Makannya kita buka 2 hari kemarin undang aktivis dari LIPI, UI, Unair, Perludem, ada Prof Ramlan dan Ibu Valina Singka, juga Ibu Siti Zuhro, total ada 12," urai Doli.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, masukan berbagai fraksi dan narasumber dari para ahli dan pegiat pemilu itu diserap kembali oleh fraksi-fraksi pada saat memasukan pandangan mini fraksi terakhir. Sehingga, hanya 2 fraksi yang mengubah. Sehingga, draf RUU yang sekarang ini tidak terlalu banyak perubahan dari draf RUU yang beredar 6 Mei lalu.
"Draf RUU Pemilu ini masih karena kita enggak ketemu ada poin dan pasal strategis kita sampaikan ke Baleg saja, karena prosesnya masih panjang, Baleg harmonisasi dan sinkronisasi. Lalu balik lagi ke Komisi II, kemudian ke pimpinan DPR untuk dibawa ke paripurna disahkan jadi usul inisatif DPR baru diserahkan ke pemerintah," tandasnya.
"Makannya kita buka 2 hari kemarin undang aktivis dari LIPI, UI, Unair, Perludem, ada Prof Ramlan dan Ibu Valina Singka, juga Ibu Siti Zuhro, total ada 12," urai Doli.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, masukan berbagai fraksi dan narasumber dari para ahli dan pegiat pemilu itu diserap kembali oleh fraksi-fraksi pada saat memasukan pandangan mini fraksi terakhir. Sehingga, hanya 2 fraksi yang mengubah. Sehingga, draf RUU yang sekarang ini tidak terlalu banyak perubahan dari draf RUU yang beredar 6 Mei lalu.
"Draf RUU Pemilu ini masih karena kita enggak ketemu ada poin dan pasal strategis kita sampaikan ke Baleg saja, karena prosesnya masih panjang, Baleg harmonisasi dan sinkronisasi. Lalu balik lagi ke Komisi II, kemudian ke pimpinan DPR untuk dibawa ke paripurna disahkan jadi usul inisatif DPR baru diserahkan ke pemerintah," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :