MPR Dorong Pemerintah Bangun Layanan Penanggulangan Kanker yang Memadai
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:56 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan sejumlah pekerjaan rumah dalam pelayanan kesehatan terkait penanggulangan kanker di Tanah Air harus segera dituntaskan lewat langkah nyata. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengatakan sejumlah pekerjaan rumah dalam pelayanan kesehatan terkait penanggulangan kanker di Tanah Air harus segera dituntaskan lewat langkah nyata dan didukung semua pihak.
"Pencegahan kanker sangat terkait dengan upaya mewujudkan ketangguhan bangsa. Karena dengan bangsa yang sehat akan melahirkan negara yang kuat," ujar Lestari saat membuka diskusi daring bertema Ketangguhan Bangsa dalam Upaya Preventif Risiko Kanker Di Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (8/2/2023). Baca juga: Kanker Payudara Diidap Sebagian Kecil Pria tapi Pertumbuhannya Lebih Agresif dan Cepat Dibanding Wanita
Menurut Lestari, berbagai upaya pencegahan kanker harus didekati dengan persiapan konkret untuk merealisasikan sejumlah target yang telah ditetapkan, seperti bagaimana misalnya Indonesia bisa mewujudkan bebas kanker payudara.
Penderita dan penyintas kanker, kata Rerie sapaan akrab Lestari, saat ini seringkali masih menghadapi berbagai hambatan di setiap menjalani pengobatan. Karena itu, Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah ini mendorong untuk membangun ketangguhan bangsa lewat upaya pencegahan dari risiko kanker, diperlukan tata kelola kesehatan yang dapat memperkecil kesenjangan dalam akses pencegahan, deteksi dini, dan tahapan pengobatan.
"Upaya tersebut harus mampu melibatkan semua pihak, civil society, komunitas dan swasta untuk mendorong pemerintah agar memiliki political will dalam mewujudkan sistem pencegahan dan pengobatan kanker yang memadai," tutur Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan dari pembiayaan pengobatan penyakit katastrofik senilai Rp20 triliun pada 2022, sebesar 18%-nya untuk membiayai pengobatan kanker.
"Pencegahan kanker sangat terkait dengan upaya mewujudkan ketangguhan bangsa. Karena dengan bangsa yang sehat akan melahirkan negara yang kuat," ujar Lestari saat membuka diskusi daring bertema Ketangguhan Bangsa dalam Upaya Preventif Risiko Kanker Di Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (8/2/2023). Baca juga: Kanker Payudara Diidap Sebagian Kecil Pria tapi Pertumbuhannya Lebih Agresif dan Cepat Dibanding Wanita
Menurut Lestari, berbagai upaya pencegahan kanker harus didekati dengan persiapan konkret untuk merealisasikan sejumlah target yang telah ditetapkan, seperti bagaimana misalnya Indonesia bisa mewujudkan bebas kanker payudara.
Penderita dan penyintas kanker, kata Rerie sapaan akrab Lestari, saat ini seringkali masih menghadapi berbagai hambatan di setiap menjalani pengobatan. Karena itu, Anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah ini mendorong untuk membangun ketangguhan bangsa lewat upaya pencegahan dari risiko kanker, diperlukan tata kelola kesehatan yang dapat memperkecil kesenjangan dalam akses pencegahan, deteksi dini, dan tahapan pengobatan.
"Upaya tersebut harus mampu melibatkan semua pihak, civil society, komunitas dan swasta untuk mendorong pemerintah agar memiliki political will dalam mewujudkan sistem pencegahan dan pengobatan kanker yang memadai," tutur Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan dari pembiayaan pengobatan penyakit katastrofik senilai Rp20 triliun pada 2022, sebesar 18%-nya untuk membiayai pengobatan kanker.
Lihat Juga :