DPR Dorong Pemerintah dan BUMN Farmasi Racik Grand Design Obat dan Alkes
Rabu, 15 Juli 2020 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, sambung Melki, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes dan BPOM mengambil kebijakan strategis untuk menjamin bahwa produk inovasi di bawah konsorsium riset dan inovasi Covid-19 Kemenristek/BRIN digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk RS milik pemerintah pusat, ES BUMN, RS TNI/Polri, RS milik pemerintah daerah dan RS swasta yang memberikan pelayanan bagi pasien Covid-19.
Politikus Partai Golkar ini menuturkan, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM untuk mengintensifkan upaya penelitian dan pengembangan Obat Moderen Asli Indonesia (OMAI) dengan menggali seluruh potensi sumber daya alam di seluruh pelosok Indonesia. Serta, bersinergi dengan lembaga riset diTanah Air terkait upaya pengendalian Covid-19.
"Kami mendorong Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM memperkuat koordinasi dengan K/L terkait serta bersinergi dengan lembaga riset, universitas dan TNI/Polri dalam upaya penanganan Covid-19, termasuk dalam riset dan inovasi," jelasnya.
Legislator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menegaskan bahwa pada intinya Komisi IX mengapresiasi semua terobosan dan kolaborasi Menkes, Menristek, BPOM dalam menghasilkan alat kesehatan dan obat khususnya OMAI dalam menangani virus Covid-19 khususnya pembuatan vaksin oleh PT Bio Farma.
"Kami juga mendorong penggunaan hasil riset alkes dan obat yang telah memenuhi syarat digunakan di Rumah Sakit baik milik pemerintah BUMN TNI Polri swasta sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya. Kerja sama dengan berbagai pihak khususnya TNI Polri sangat penting dalam menangani Covid-19 termasuk dalam riset dan inovasi," pungkas Melki.
Politikus Partai Golkar ini menuturkan, Komisi IX DPR mendesak Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM untuk mengintensifkan upaya penelitian dan pengembangan Obat Moderen Asli Indonesia (OMAI) dengan menggali seluruh potensi sumber daya alam di seluruh pelosok Indonesia. Serta, bersinergi dengan lembaga riset diTanah Air terkait upaya pengendalian Covid-19.
"Kami mendorong Kemenkes, Kemenristek/BRIN dan BPOM memperkuat koordinasi dengan K/L terkait serta bersinergi dengan lembaga riset, universitas dan TNI/Polri dalam upaya penanganan Covid-19, termasuk dalam riset dan inovasi," jelasnya.
Legislator asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menegaskan bahwa pada intinya Komisi IX mengapresiasi semua terobosan dan kolaborasi Menkes, Menristek, BPOM dalam menghasilkan alat kesehatan dan obat khususnya OMAI dalam menangani virus Covid-19 khususnya pembuatan vaksin oleh PT Bio Farma.
"Kami juga mendorong penggunaan hasil riset alkes dan obat yang telah memenuhi syarat digunakan di Rumah Sakit baik milik pemerintah BUMN TNI Polri swasta sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya. Kerja sama dengan berbagai pihak khususnya TNI Polri sangat penting dalam menangani Covid-19 termasuk dalam riset dan inovasi," pungkas Melki.
(maf)
Lihat Juga :