Fadli Zon Sebut Ada 7 Poin Isi Perjanjian Anies dengan Prabowo
Senin, 06 Februari 2023 - 15:46 WIB
loading...
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon buka suara terkait perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon buka suara terkait perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Fadli mengaku ikut menyusun perjanjian tersebut.
"Kalau (perjanjian) itu ada, ada. Kebetulan saya men-draft, saya menulis," ujar Fadli saat ditemui usai acara HUT ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023). Baca juga: Diberi Kepercayaan Jadi Capres 2024, Prabowo: Kewajiban Anak Bangsa untuk Berbakti
Fadli menuturkan pada saat itu ada tujuh poin yang disepakati Anies dan Prabowo bersama dengan Sandiaga Uno. Namun, ia enggan memerinci apa saja poin dalam kesepakatan.
"Ada tujuh poin. Kalau itu urusannya, urusan pilkada," katanya.
Namun, Fadli mengaku tak mengetahui saat ditanya apakah perjanjian tersebut berkaitan dengan isu Sandiaga yang sempat meminjami uang kepada Anies Rp50 miliar untuk pemenangan Pilkada 2017.
"Nggak ada, ya itu lain, tanya Pak Sandi deh," ucapnya.
"Ya kan ada beberapa yang saya tahu pada waktu awal itu saya yang mendraft perjanjian untuk Pilkada DKI. Kan ada seperti kata Pak Sandiaga tadi, tanya aja Pak Sandiaga, ada beberapa hal lain termasuk terkait dengan keuangan saya tidak tahu," sambungnya.
"Kalau (perjanjian) itu ada, ada. Kebetulan saya men-draft, saya menulis," ujar Fadli saat ditemui usai acara HUT ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2023). Baca juga: Diberi Kepercayaan Jadi Capres 2024, Prabowo: Kewajiban Anak Bangsa untuk Berbakti
Fadli menuturkan pada saat itu ada tujuh poin yang disepakati Anies dan Prabowo bersama dengan Sandiaga Uno. Namun, ia enggan memerinci apa saja poin dalam kesepakatan.
"Ada tujuh poin. Kalau itu urusannya, urusan pilkada," katanya.
Namun, Fadli mengaku tak mengetahui saat ditanya apakah perjanjian tersebut berkaitan dengan isu Sandiaga yang sempat meminjami uang kepada Anies Rp50 miliar untuk pemenangan Pilkada 2017.
"Nggak ada, ya itu lain, tanya Pak Sandi deh," ucapnya.
"Ya kan ada beberapa yang saya tahu pada waktu awal itu saya yang mendraft perjanjian untuk Pilkada DKI. Kan ada seperti kata Pak Sandiaga tadi, tanya aja Pak Sandiaga, ada beberapa hal lain termasuk terkait dengan keuangan saya tidak tahu," sambungnya.
Lihat Juga :