Ini Penetapan 1 Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1444 H /2023 M Menurut Muhammadiyah

Senin, 06 Februari 2023 - 11:15 WIB
loading...
Ini Penetapan 1 Ramadhan,...
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah 1444H. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan awal 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah 1444H. Penetapan ini berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tarjdid PP Muhammadiyah.

Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti membacakan Maklumat PP Muhammadiyah tentang penetapan hasil hisab Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1444H. Dia mengatakan PP Muhammadiyah menetapkan awal 1 Ramadhan 1444H jatuh pada Kamis, 23 Maret 2023.

Diketahui, Ramadhan pada Selasa Legi, 29 Syakban 1444 H bertepatan dengan 21 Maret 2023 M. ijtimak jelang Ramadan 1444 H belum terjadi. Maka Itjimak terjadi esok harinya, Rabu Pahing 30 Syakban 1444H bertepatan dengan 22 Maret 2023 pada pukul 00:25:41 WB.

Baca juga: PP Muhammadiyah: Awal 1 Ramadhan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

"Umur bulan Syakban 1444 H adalah 30 hari dan tanggal 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon 23 Maret 2023 M. Jadi mulai tarawih, Rabu malam," kata Sayuti dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Senin (6/2/2023).

Baca juga: Muhammadiyah Ucapkan Selamat Harlah 1 Abad NU

Kemudian terkait Syawal 1444H, dia menyampaikan pada Kamis Legi, 29 Ramadhan 1444 H bertepatan dengan 20 April 2023 M, ijtimak jelang Syawal 1444 H terjadi pada pukul 11:15:06 WIB.

Kemudian tinggi Bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta +01° 47 58" dengan demokrasi hilal sudah wujud, dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam itu bulan sudah berada di atas ufuk. "Tanggal 1 Syawal 1444 H jatuh pada Jumat Pahing, 21 April 2023 M,"kata dia.

Selain itu, PP Muhammadiyah juga menetapkan bulan Zulhijah 1444 Hijriah. Di mana 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada Senin Legi, 19 Juni 2023 M.

Sementara itu, Hari Arafah (9 Zulhijah) jatuh pada Selasa Wage, 27 Juni 2023 dan Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah) jatuh pada Rabu Kliwon, 28 Juni 2023 mendatang.

Berdasarkan hasil hisab tersebut maka PP Muhammadiyah menetapkan

1 Ramadan 1444H jatuh pada Kamis Pon, 23 Maret 2023 M

1 Syawal jatuh pada Jumat Pahing, 21 April 2023 M

1 Dzulhijjah 1444H jatuh pada Senin, 19 Juni 2023 M.

Hari Arafah 9 Dzulhijjah jatuh pada Selasa Wage, 27 Juni 2023M

Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1444H jatuh pada Rabu Kliwon, 28 Juni 2023 M

"Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga Muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,"ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Rekomendasi
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved