Tangis Pecah Bacakan Pleidoi, Arif Rachman: Saya Tak Habis Pikir Kenapa Menuai Fitnah
Jum'at, 03 Februari 2023 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dia tak pernah sekali pun terbersit dalam pikirannya, ini akan terjadi dalam hidupnya, setiap tetes air mata ibundanya merupakan dukungan buatnya walaupun menghancurkan hatinya juga di sisi lain.
Kata dia, kekuatan untuknya bertahan dan tabah serta mengarahkan hatinya setiap saat dia hanya bisa berdoa pada Allah, semoga Allah bisa menjaga ibunda berdua dan memberikan kedamaian di hati.
"Saya tahu ibunda berupaya tegar setiap menonton di televisi, membaca berita, atau pun mendengar omongan. Tapi saya yakin ibunda berdua tetap selalu mendukung saya dan saya juga berserah diri pada Allah karena saya yakin, Allah tak pernah salah menilai hambanya," paparnya.
Arif menambahkan, dia menjadi tabah, ikhlas menerima takdir Allah dengan iman yang dia percaya, ini adalah jalan Allah. Lantas kepada istrinya tersayang dan keluarga. Istrinya merupakan cinta sejati, teman hidupnya, penolong, penjaga kehormatan keluarganya, dengan kerendahan hati dia juga memohon maaf pada istrinya, keluarga saya, anak-istri, anak-keluarga besar saya.
"Saya selalu mendoakan semuanya, terutama istri saya bisa menjadi wanita terkuat dan tetap memiliki kepercayaan meskipun perjalanan rumah tangga kita tak mudah, tapi kita selalu dan pasti bisa melewati masa sulit ini bersama, kita sudah teruji dalam melewati masa terberat, kita berangkulan dan sehati menghadapinya bersama dalam kondisi apa pun," tutupnya.
Kata dia, kekuatan untuknya bertahan dan tabah serta mengarahkan hatinya setiap saat dia hanya bisa berdoa pada Allah, semoga Allah bisa menjaga ibunda berdua dan memberikan kedamaian di hati.
"Saya tahu ibunda berupaya tegar setiap menonton di televisi, membaca berita, atau pun mendengar omongan. Tapi saya yakin ibunda berdua tetap selalu mendukung saya dan saya juga berserah diri pada Allah karena saya yakin, Allah tak pernah salah menilai hambanya," paparnya.
Arif menambahkan, dia menjadi tabah, ikhlas menerima takdir Allah dengan iman yang dia percaya, ini adalah jalan Allah. Lantas kepada istrinya tersayang dan keluarga. Istrinya merupakan cinta sejati, teman hidupnya, penolong, penjaga kehormatan keluarganya, dengan kerendahan hati dia juga memohon maaf pada istrinya, keluarga saya, anak-istri, anak-keluarga besar saya.
"Saya selalu mendoakan semuanya, terutama istri saya bisa menjadi wanita terkuat dan tetap memiliki kepercayaan meskipun perjalanan rumah tangga kita tak mudah, tapi kita selalu dan pasti bisa melewati masa sulit ini bersama, kita sudah teruji dalam melewati masa terberat, kita berangkulan dan sehati menghadapinya bersama dalam kondisi apa pun," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :