Nasdem Bertemu Golkar, Ini yang Dibahas Surya Paloh dan Airlangga
Rabu, 01 Februari 2023 - 14:40 WIB
loading...
Para petinggi Partai Nasdem dan Partai Golkar bertemu di Kantor DPP Golkar di Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023). FOTO/MPI/ACHMAD AL FIQRI
A
A
A
JAKARTA - Para petinggi Partai Nasdem dan Partai Golkar bertemu di Kantor DPP Golkar di Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023). Dua partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin ini membahas tiga hal pokok, salah satunya terkait Pemilu 2024.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, dalam pertemuan itu Ketum Partai Nasdem Surya Paloh mengajak bersyukur lantaran Indonesia telah melalui ketidakpastian dalam kurun tiga tahun terakhir, seperti pandemi Covid-19.
"Nah kita sekarang memasuki badai berikut yaitu ketidakpastian, kita tahu tapi kita tahu ada ketidakpastian. Nah ini juga masuk di dalam tahun politik tetapi kita bersepakat bahwa partai politik pendukung Bapak Presiden harus tetap solid, karena ini adalah momentum yang enggak boleh kita lepaskan," kata Airlangga usai pertemuan.
Menurutnya, stabilitas politik itu penting. Apalagi, Indonesia telah menggelar forum lintas dunia seperti G-20 dan berbagai agenda seperti pemekaran Papua dan pemberlakuan UU Cipta Kerja telah berhasil dilakukan.
"Jadi tadi kesepakatannya kita bersyukur kepada Allah subhanahu wata'ala sebagai dua partai politik bahwa kita bisa melalui dengan baik dan untuk itu komunikasi wajib hukumnya, sehingga kita saling tahu dan saling ada pengertian," ujar Airlangga.
Ajakan syukur Paloh kedua, kata Airlangga, terkait pelaksanaan pemilu. Salah satunya, pemberlakuan UU Pemilu.
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, dalam pertemuan itu Ketum Partai Nasdem Surya Paloh mengajak bersyukur lantaran Indonesia telah melalui ketidakpastian dalam kurun tiga tahun terakhir, seperti pandemi Covid-19.
"Nah kita sekarang memasuki badai berikut yaitu ketidakpastian, kita tahu tapi kita tahu ada ketidakpastian. Nah ini juga masuk di dalam tahun politik tetapi kita bersepakat bahwa partai politik pendukung Bapak Presiden harus tetap solid, karena ini adalah momentum yang enggak boleh kita lepaskan," kata Airlangga usai pertemuan.
Menurutnya, stabilitas politik itu penting. Apalagi, Indonesia telah menggelar forum lintas dunia seperti G-20 dan berbagai agenda seperti pemekaran Papua dan pemberlakuan UU Cipta Kerja telah berhasil dilakukan.
"Jadi tadi kesepakatannya kita bersyukur kepada Allah subhanahu wata'ala sebagai dua partai politik bahwa kita bisa melalui dengan baik dan untuk itu komunikasi wajib hukumnya, sehingga kita saling tahu dan saling ada pengertian," ujar Airlangga.
Ajakan syukur Paloh kedua, kata Airlangga, terkait pelaksanaan pemilu. Salah satunya, pemberlakuan UU Pemilu.
Lihat Juga :