Kritisi Perppu Cipta Kerja, Rektor ITB-AD: Hanya Ilusi, Bukan Solusi
Minggu, 29 Januari 2023 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Mukhaer mengatakan ada contradictio in terminis atau istilah yang mengandung kombinasi kata yang saling bertentangan dalam peluncuran Perppu Cipta Kerja. Di satu sisi, laporan pemerintah menyebutkan bahwa ekonomi Indonesia memiliki imunitas dan resiliensi yang baik karena konsumsi rumah tangga masih mendukung.
Hanya saja di sisi yang lain, melaporkan bahwa ekonomi Indonesia terancam resesi karena tensi eskalasi geopolitik global, perang Rusia-Ukraina, peningkatan suku bunga global, inflasi terkerek tinggi, hingga pada soal ketidapastian iklim yang telah mamantik harga pangan dan energi dunia terus mendaki.
“Saya khawatir Perppu ini terbit, tapi tidak didasarkan pada peningkatan kualitas kesejahteraan rakyat, melainkan subjektivitas Presiden yang hanya berpihak kepada investor semata, tahun lalu saja, investasi hanya mampu menyerap 97.000 orang di tengah laju investasi asing meroket 54 persen,” terangnya.
Mukhaer berharap kebijakan ekonomi Indonesia tidak seperti yang digambarkan Jhon K Galbraith tentang teori kuda dan burung gereja yaitu ‘berikan seekor kuda itu makanan yang banyak, supaya remah-remahnya jatuh ke jalan dan dimakan burung gereja’. Baca juga: Anggota DPR Nilai Esensi Perppu Cipta Kerja Jamin Kesejahteraan Buruh
“Inilah yang saya maksud solusi di tengah ilusi tentang Perppu ini,” pungkasnya.
Hanya saja di sisi yang lain, melaporkan bahwa ekonomi Indonesia terancam resesi karena tensi eskalasi geopolitik global, perang Rusia-Ukraina, peningkatan suku bunga global, inflasi terkerek tinggi, hingga pada soal ketidapastian iklim yang telah mamantik harga pangan dan energi dunia terus mendaki.
“Saya khawatir Perppu ini terbit, tapi tidak didasarkan pada peningkatan kualitas kesejahteraan rakyat, melainkan subjektivitas Presiden yang hanya berpihak kepada investor semata, tahun lalu saja, investasi hanya mampu menyerap 97.000 orang di tengah laju investasi asing meroket 54 persen,” terangnya.
Mukhaer berharap kebijakan ekonomi Indonesia tidak seperti yang digambarkan Jhon K Galbraith tentang teori kuda dan burung gereja yaitu ‘berikan seekor kuda itu makanan yang banyak, supaya remah-remahnya jatuh ke jalan dan dimakan burung gereja’. Baca juga: Anggota DPR Nilai Esensi Perppu Cipta Kerja Jamin Kesejahteraan Buruh
“Inilah yang saya maksud solusi di tengah ilusi tentang Perppu ini,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :