Pengamat: Ada Kesan Jokowi Mulai Tonjolkan Prabowo
Selasa, 14 Juli 2020 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, sambung Ray, kebutuhan sangat strategis yakni menyangkut kebutuhan pangan masyarakat. Dengan sendirinya, jabatan baru ini akan menarik Prabowo ke persoalan harian masyarakat. Membuat Prabowo bahkan akan bisa tampil tiap hari untuk menjelaskan langkah atau tindakan pemerintah dalam menghadapai ancaman kelangkaan pangan nasional.
Menurut dia, bila hasilnya memadai, secara otomatis akan menaikan popularitas Prabowo. Dan, tentu saja, jika sebaliknya, akan juga dapat memudarkan namanya di pentas politik nasional di hari-hari ke depan. Jokowi dan Prabowo sama-sama melihat bahwa jabatan menhan memang bergengsi, tapi tidak populer, sehingga pengalaman 6 bulan terakhir ini menegaskan itu keakraban keduanya di pentas politik.
Mantan aktivis 98 asal UIN Jakarta ini menganggap, nama Prabowo redup sekali pun tidak jatuh. Popularitas dan elektabilitasnya hanya berkutat di angka 20%. Sementara pesaingnya, yang lebih muda, popularitas dan elektabilitasnya tampak cukup dinamis. (Baca juga: Prabowo Urusi Cadangan Pangan, Pengamat: Berpotensi Mengulang Masa Orba )
"Maka, Prabowo membutuhkan jabatan yang bukan saja strategis atau bergengsi tapi juga memberi dampak pada popularitas. Saya kira, jabatan ini bagian dari upaya mendongkrak kembali popularitas Prabowo oleh Pak Jokowi. Jadi, kita tunggu langkah apa saja yang akan dilakukan oleh Pak Prabowo ke depan," katanya.
Menurut dia, bila hasilnya memadai, secara otomatis akan menaikan popularitas Prabowo. Dan, tentu saja, jika sebaliknya, akan juga dapat memudarkan namanya di pentas politik nasional di hari-hari ke depan. Jokowi dan Prabowo sama-sama melihat bahwa jabatan menhan memang bergengsi, tapi tidak populer, sehingga pengalaman 6 bulan terakhir ini menegaskan itu keakraban keduanya di pentas politik.
Mantan aktivis 98 asal UIN Jakarta ini menganggap, nama Prabowo redup sekali pun tidak jatuh. Popularitas dan elektabilitasnya hanya berkutat di angka 20%. Sementara pesaingnya, yang lebih muda, popularitas dan elektabilitasnya tampak cukup dinamis. (Baca juga: Prabowo Urusi Cadangan Pangan, Pengamat: Berpotensi Mengulang Masa Orba )
"Maka, Prabowo membutuhkan jabatan yang bukan saja strategis atau bergengsi tapi juga memberi dampak pada popularitas. Saya kira, jabatan ini bagian dari upaya mendongkrak kembali popularitas Prabowo oleh Pak Jokowi. Jadi, kita tunggu langkah apa saja yang akan dilakukan oleh Pak Prabowo ke depan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :