BMKG: Gempa M5,3 di Bengkulu Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Sabtu, 14 Januari 2023 - 09:12 WIB
BMKG melaporkan gempa bumi magnitudo M5,3 dengan parameter update M5,4 terjadi di wilayah Kaur, Bengkulu, pada pukul 05.41 WIB, Sabtu (14/1/2023). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Gempa bumi magnitudo M5,3 dengan parameter update M5,4 terjadi di wilayah Kaur, Bengkulu, pada pukul 05.41 WIB, Sabtu (14/1/2023). Hal ini dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,11° LS ; 103,00° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 52 Km arah Barat Daya Kaur, Bengkulu pada kedalaman 58 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.
Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,11° LS ; 103,00° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 52 Km arah Barat Daya Kaur, Bengkulu pada kedalaman 58 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia," kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.
Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Lihat Juga :