TGB Zainul Majdi: Sistem Pemilu Proporsional Terbuka Lebih Mewakili Masyarakat
Rabu, 11 Januari 2023 - 15:15 WIB
"Sedangkan proporsional tertutup, akuntabilitas kepada partai ada, namun akuntabilitas rakyat kepada wakilnya menjadi minim," ujarnya.
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini melanjutkan, proporsional tertutup tersebut yang terlihat dari wakil rakyat adalah kiprah kepartaian. Selain itu, dengan proporsional tertutup, kiprah kedewanan, serta kemasyarakatan dapat minimal karena segalanya ditentukan oleh partai.
Baca juga: 8 Parpol Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Pengamat Politik: Sangat Tepat
"Sementara dengan proporsional terbuka, akuntabilitas di masyarakat akan terus terbangun. Para wakil rakyat dapat terus membangun kiprah dan komunikasi dengan rakyat yang diwakili, " sambungnya.
TGB menyakini, dengan proporsional terbuka silaturahmi anggota dewan akan dapat terus terbangun dengan baik. Masyarakat pun dapat menyampaikan segala hal yang terjadi di daerah pemilihan (Dapil).
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini melanjutkan, proporsional tertutup tersebut yang terlihat dari wakil rakyat adalah kiprah kepartaian. Selain itu, dengan proporsional tertutup, kiprah kedewanan, serta kemasyarakatan dapat minimal karena segalanya ditentukan oleh partai.
Baca juga: 8 Parpol Tolak Sistem Proporsional Tertutup, Pengamat Politik: Sangat Tepat
"Sementara dengan proporsional terbuka, akuntabilitas di masyarakat akan terus terbangun. Para wakil rakyat dapat terus membangun kiprah dan komunikasi dengan rakyat yang diwakili, " sambungnya.
TGB menyakini, dengan proporsional terbuka silaturahmi anggota dewan akan dapat terus terbangun dengan baik. Masyarakat pun dapat menyampaikan segala hal yang terjadi di daerah pemilihan (Dapil).
Lihat Juga :