Dianggap Biasa, Money Politics Diprediksi Tetap Terjadi di Pemilu 2024

Jum'at, 06 Januari 2023 - 18:38 WIB
Almas mengungkapkan, politik uang sudah dianggap lazim oleh caleg. "Hal ini dianggap lazim oleh calon anggota legislatif dengan cara memberikan uang atau barang kepada masyarakat, dengan harapan dapat dipilih saat waktu pemungutan suara," tutur Almas.

Koordinator ICW, Agus Sunaryanto mengatakan, potensi money politics yang kemungkinan akan terjadi yakni uang elektronik. Di mana masyarakat hanya tinggal memberikan nomor telepon dan akan ditransfer lewat aplikasi transaksi.

"Itu sulit dipantau, nah ini. Seharusnya bisa dipantau oleh OJK. Hanya bisa dilakukan secara elektronik, mungkin PPATK juga bisa," ucapnya.

Hal senada diungkapkan Peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Lalola Easter, potensi kecurangan lewat praktik tersebut sangat mungkin terjadi pada pesta demokrasi. "Tapi belum optimal pencegahan dan penindakan," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!