Paspor Sebagai Simbol Kedigdayaan Negara dan Citra Suatu Bangsa

Senin, 13 Juli 2020 - 12:10 WIB
Capaian itu tidak terlepas dari keberhasilan Jepang meningkatkan akses visa-free dan visa-on-arrival menuju 191 negara, unggul 1 negara daripada Singapura. Ranking tersebut mengurutkan paspor berdasarkan jumlah negara yang bisa dikunjungi tanpa memerlukan visa. Di belakang Jepang dan Singapura, terdapat Korea Selatan dan Jerman dengan visa-free mencapai 189 negara. (Baca juga: Anies: 66% Orang Tanpa Gejala Covid-19 Ada di Sekitar Kita)

Ranking tersebut tidak terdampak oleh lockdown di berbagai negara di dunia. Henley menyatakan ini merupakan saat tepat untuk melihat seberapa berartinya kebebasan bergerak seseorang. Pada pekan lalu, Uni Eropa (UE) membuka pintu perbatasan terhadal 14 negara sejak 1 Juli. Salah satu negara yang diperbolehkan UE memasuki kawasan Benua Biru ialah Jepang dan Korea Selatan.

“Sebagai langkah mencegah penularan, UE masih menutup diri terhadap AS dan Brasil menyusul buruknya penanganan wabah,” ujar Henley dikutip CNN. Secara resmi, AS berada diurutan ketujuh. Tapi, secara tidak resmi, kebebasan bergerak warga AS sama seperti warga Meksiko (ke-25) atau Uruguay (ke-28).

Begitu pun dengan Brasil (ke-19) yang kenyataannya sama dengan Paraguay (ke-35). Hal serupa juga sebenarnya dialami Singapura berada diurutan runner up. Kebebasan bergerak warganya sangat terbatas dibandingkan dengan negara teratas lainnya, seperti Jepang, Korea Selatan, dan Jerman. (Lihat videonya: Penjaga Masjid Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Kota Amal)

Kepala Henley, Christian H. Kaelin, mengatakan dampak wabah virus korona sangat besar, terutama terhadap pergerakan orang di seluruh dunia. “Namun, pembukaan perbatasan yang dilakukan UE menunjukkan normalisasi sudah semakin dekat,” katanya. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!