TNI AD Diminta Usut Asal Penularan Corona di Secapa
Minggu, 12 Juli 2020 - 13:38 WIB
Menurut perempuan yang akrab disapa Nuning ini, pada dasarnya TNI sudah memiliki aturan resmi terkait Covid-19. Sehingga, hal lain yang perlu disoroti adalah kedisiplinan dan kepatuhan pimpinan dan siswa Secapa dalam melaksanakan protokol kesehatan sudah benar atau belum.
"Sejak awal tahun 2020 ketika virus Corona mulai mewabah, Pemerintah Indonesia telah memberikan instruksi agar setiap lembaga negara dan instansi pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk kepada TNI dan jajarannya," ujarnya.
Prosedur tersebut, lanjut mantan Anggota Komisi I DPR itu, telah disiapkan sebagaimana pengalaman sebelumnya ketika menghadapi SARS tahun 2003 dan MERS tahun 2012. Demikian halnya menghadapi Covid-19 kali ini, satuan-satuan TNI telah disiagakan untuk prosedur pencegahan penularan kepada prajurit TNI dan PNS beserta keluarga.
Nuning menjelaskan, upaya reguler yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan berkala untuk Perwira dan PNS sederajat sebanyak 2 kali setahun dan Bintara lalu Tamtama serta PNS sederajat sekali setahun. Dan ketika Covid-19 mulai mewabah, seluruh Dinas Kesehatan TNI juga memeriksa file kesehatan seluruh personil.
Hasil pemeriksaan membagi tingkat kesehatan mulai dari yang Kondisi Stakes 1, Kondisi Stakes 2, Kondisi Stakes 2 P dan Kondisi Stakes 3. "Seluruh personel dengan Kondisi Stakes 3 sudah mendapat tambahan obat dan suplemen sekaligus mencegah kontak langsung dengan masyarakat luas," terang Nuning.
"Sejak awal tahun 2020 ketika virus Corona mulai mewabah, Pemerintah Indonesia telah memberikan instruksi agar setiap lembaga negara dan instansi pemerintah untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi, termasuk kepada TNI dan jajarannya," ujarnya.
Prosedur tersebut, lanjut mantan Anggota Komisi I DPR itu, telah disiapkan sebagaimana pengalaman sebelumnya ketika menghadapi SARS tahun 2003 dan MERS tahun 2012. Demikian halnya menghadapi Covid-19 kali ini, satuan-satuan TNI telah disiagakan untuk prosedur pencegahan penularan kepada prajurit TNI dan PNS beserta keluarga.
Nuning menjelaskan, upaya reguler yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan berkala untuk Perwira dan PNS sederajat sebanyak 2 kali setahun dan Bintara lalu Tamtama serta PNS sederajat sekali setahun. Dan ketika Covid-19 mulai mewabah, seluruh Dinas Kesehatan TNI juga memeriksa file kesehatan seluruh personil.
Hasil pemeriksaan membagi tingkat kesehatan mulai dari yang Kondisi Stakes 1, Kondisi Stakes 2, Kondisi Stakes 2 P dan Kondisi Stakes 3. "Seluruh personel dengan Kondisi Stakes 3 sudah mendapat tambahan obat dan suplemen sekaligus mencegah kontak langsung dengan masyarakat luas," terang Nuning.
Lihat Juga :