Survei CPCS: Prabowo, Ganjar, dan Ridwan Kamil Calon Kuat Pilpres 2024

Minggu, 12 Juli 2020 - 08:45 WIB
Pengecualian hanya dialami oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turun dari 13,8% menjadi 10,6%. Demikian pula dengan posisinya yang anjlok dari urutan kedua kini hanya berada di posisi keempat. “Meskipun Anies rutin tampil ke publik selama pandemi, tetapi persepsi yang berkembang ternyata berbanding terbalik,” jelas Okta. (Baca juga: Prabowo Bisa Disalip Ganjar Pranowo)

Penurunan juga dialami oleh tokoh-tokoh yang tidak menjabat kepala daerah. Sandiaga Uno, mantan calon wakil presiden pasangan Prabowo, merosot dari 12,1% menjadi 9,3% dan tergeser dari posisi ketiga menjadi urutan kelima. Demikian pula tokoh-tokoh berlatar belakang menteri dalam kabinet, yaitu Erick Thohir, Mahfud MD, dan Airlangga Hartarto.

Erick (Menteri BUMN) turun dari 4,1% menjadi 3,1%, Mahfud MD (Menko Polhukam) dari 1,6% menjadi 1,4%, dan Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian dan Ketua Umum Partai Golkar) dari 1,2% menjadi 1,0%. Lalu ada ketua DPR Puan Maharani yang juga turun dari 3,6% menjadi 2,4%.

Sedangkan ketua umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sedikit mengalami kenaikan dari 1,4% menjadi 1,8%. Lalu mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti, dari sebelumnya 0,6% naik menjadi 1,1%. Tokoh-tokoh lain hanya memiliki elektabilitas di bawah 1%, dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 16,4%.

Survei CPCS dilakukan pada 21-30 Juni 2020, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error survei sebesar ±2,9% dan pada tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!