Sandi Kembali Minta Pemerintah Beri Dana Tunai ke Warga Terdampak Corona
Minggu, 12 Juli 2020 - 07:20 WIB
Usai memberikan bansos, Sandi menyempatkan berdialog, mendengarkan langsung curhatan dari para warga. Salah satu yang menyampaikan keluhan kepada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini adalah Ketua RW setempat yang berharap pemerintah dapat memperhatikan nasib Usaha Kecil Menengah (UKM).
"Memang saya akan menumbuhkan UKM yang ada di lingkungan karena memang hanya itu jalan satu-satunya untuk memperpanjang UKM ini terus berjalan dan mendapatkan rezki. Tapi dananya ini yang agak kesulitan. Saya sebagainya RW dan beberapa orang yang kita kasih modal tidak banyak pak hanya Rp250 ribu," cerita Ketua RW tersebut.
Sementara warga lainnya yang berprofesi sebagai guru honorer menyampaikan aspirasinya kepada Sandi agar mereka diangkat menjadi guru PNS. Mereka mengaku sangat terdampak wabah ini. Sementara tugas mereka sama saja dengan guru yang sudah PNS.
"Harapan kami dari para guru honorer ada perhatian dari pemrintah untuk terlebih dahulu mengangkat kami sebagai guru PNS karena kan berdasarkan pengalaman beban kami sama dengan guru yang sudah PNS. Kami sudah tidak bisa lagi mengikuti seleksi CPNS," curhatnya.
Mendengar curhatan dari para warga, Pengagas Rumah Siap Kerja ini berjanji menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah. "Nanti akan kami sampaikan," ujarnya.
"Memang saya akan menumbuhkan UKM yang ada di lingkungan karena memang hanya itu jalan satu-satunya untuk memperpanjang UKM ini terus berjalan dan mendapatkan rezki. Tapi dananya ini yang agak kesulitan. Saya sebagainya RW dan beberapa orang yang kita kasih modal tidak banyak pak hanya Rp250 ribu," cerita Ketua RW tersebut.
Sementara warga lainnya yang berprofesi sebagai guru honorer menyampaikan aspirasinya kepada Sandi agar mereka diangkat menjadi guru PNS. Mereka mengaku sangat terdampak wabah ini. Sementara tugas mereka sama saja dengan guru yang sudah PNS.
"Harapan kami dari para guru honorer ada perhatian dari pemrintah untuk terlebih dahulu mengangkat kami sebagai guru PNS karena kan berdasarkan pengalaman beban kami sama dengan guru yang sudah PNS. Kami sudah tidak bisa lagi mengikuti seleksi CPNS," curhatnya.
Mendengar curhatan dari para warga, Pengagas Rumah Siap Kerja ini berjanji menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah. "Nanti akan kami sampaikan," ujarnya.
Lihat Juga :