PDIP Minta Baguna Intensifkan Program Penanggulangan Bencana
Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:59 WIB
Di sisi lain, kondisi pandemi terus mendorong seluruh jajaran partai untuk menyalakan api ideologi Pancasila yang memiliki semangat perikemanusiaan dan kerakyatan agar tidak pernah padam, dan semakin kuat hadir dalam gerak gotong royong untuk rakyat. Dalam hal ini, kata Hasto, PDIP memiliki komitmen yang kuat untuk membumikan perikemanusiaan dan kerakyatan.
"Kita harap kader Baguna selalu siap bergerak di tengah rakyat, membantu dan berpihak kepada rakyat tanpa membedakan pilihan politiknya. Meskipun di sosmed kita sering dikepung, percayalah seperti disampaikan Bung Karno, senjata yang paling kuat adalah persatuan dengan rakyat itu sendiri," ujar Hasto.
Hasto juga menyampaikan pandemi Covid adalah momentum untuk bangsa Indonesia mengembangkan kemampuan berdikari. Sebab Indonesia penuh dengan sumber obat-obatan yang genuine, herbal, dan ramah tubuh. Dikatakannya, pandemi Covid-19 semakin menyadarkan perlunya mengembangkan semangat berdikari, ketika di awal pandemi terjadi kelangkaan masker dan alat pelindung diri. Sehingga kantor partai pun harus dirubah menjadi sentra produksinya.
"Dibalik Covid-19, ini membuka jalan bagi kita agar berdikari bisa kita lakukan, karena kita punya semua sumber dayanya. Yang harus dilakukan adalah mengutamakan rasionalitas publik serta mendorong riset dan pengembangan," ulas Hasto.
Hasto menambahkan, rapat koordinasi ini adalah demi mendorong terbangunnya optimisme dan menebar kebaikan. Karena sejatinya Baguna memang selalu menebarkan semangat kerakyatan. ”PDIP tetap setia pada jalan kerakyatan dan percaya Baguna bisa melaksanakannya. Justru ketika digembleng dengan serangan serta fitnah partai bisa selalu solid, dalam satu kesatuan rampak barisan, bahwa mereka yang selalu menyerang dan fitnah kita, justru kita tunjukkan rakyat selalu memberikan kepercayaan makin besar kepada PDI Perjuangan," ucap Hasto.
"Kita harap kader Baguna selalu siap bergerak di tengah rakyat, membantu dan berpihak kepada rakyat tanpa membedakan pilihan politiknya. Meskipun di sosmed kita sering dikepung, percayalah seperti disampaikan Bung Karno, senjata yang paling kuat adalah persatuan dengan rakyat itu sendiri," ujar Hasto.
Hasto juga menyampaikan pandemi Covid adalah momentum untuk bangsa Indonesia mengembangkan kemampuan berdikari. Sebab Indonesia penuh dengan sumber obat-obatan yang genuine, herbal, dan ramah tubuh. Dikatakannya, pandemi Covid-19 semakin menyadarkan perlunya mengembangkan semangat berdikari, ketika di awal pandemi terjadi kelangkaan masker dan alat pelindung diri. Sehingga kantor partai pun harus dirubah menjadi sentra produksinya.
"Dibalik Covid-19, ini membuka jalan bagi kita agar berdikari bisa kita lakukan, karena kita punya semua sumber dayanya. Yang harus dilakukan adalah mengutamakan rasionalitas publik serta mendorong riset dan pengembangan," ulas Hasto.
Hasto menambahkan, rapat koordinasi ini adalah demi mendorong terbangunnya optimisme dan menebar kebaikan. Karena sejatinya Baguna memang selalu menebarkan semangat kerakyatan. ”PDIP tetap setia pada jalan kerakyatan dan percaya Baguna bisa melaksanakannya. Justru ketika digembleng dengan serangan serta fitnah partai bisa selalu solid, dalam satu kesatuan rampak barisan, bahwa mereka yang selalu menyerang dan fitnah kita, justru kita tunjukkan rakyat selalu memberikan kepercayaan makin besar kepada PDI Perjuangan," ucap Hasto.
Lihat Juga :