Mengenal PT-76, Tank Amfibi Produksi Uni Soviet Andalan TNI

Senin, 19 Desember 2022 - 20:37 WIB
Kendaraan tempur ini memiliki senjata utama yakni meriam stabil D-56TM 76,2 mm yang dapat menampung hingga 40 peluru. Juga memiliki senjata sekunder dengan tipe koaksial SGMT 7,62 dengan daya tampung peluru hingga 1.000 butir.

Baca juga: 3 Senjata Sniper TNI Buatan PT Pindad Paling Mematikan, Terakhir Bisa Menembak dari Jarak 2 Km

Lambung Tank PT-76 memiliki pelindung baja dengan ketebalan mencapai 15 mm pada seluruh bagian tank dan memiliki daya tampung dua personel, komandan yang berada di sebelah kanan dan pemuat berada di sebelah kiri.

Tank PT-76 bermesin diesel (4-tak) yang dilengkapi dengan enam silinder dan juga memiliki mesin pendingin dengan tenaga air. Kapasitas bahan bakarnya 250 liter untuk berjalan hingga 400 kilometer. Pada bagian belakang tank, tersedia ruang untuk menampung bahan bakar eksternal yang bisa menambah jarak tempuh tank hingga 510 kilometer.

Berbekal mesin tersebut, Tank PT-76 milik Korps Marinir Indonesia ini sudah digunakan di beberapa operasi militer seperti Dwikora di Kalimantan pada 1964-1965, Operasi Seroja di Timor Timur pada 1975-1979, hingga operasi pemulihan keamanan di Aceh pada 2002-2005.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!