Diminta Jokowi Tindak Politisasi Agama, Begini Respons Bawaslu
Minggu, 18 Desember 2022 - 16:05 WIB
Sebelumnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta Bawaslu tidak memberikan ruang atau membiarkan politisasi agama terjadi dalam Pemilu 2024.
Baca juga: Diingatkan Jokowi Jangan Jadi Badan Pembuat Waswas Pemilu, Ini Kata Ketua Bawaslu RI
"Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apa pun kepada ini," ujar Jokowi saat menghadiri acara Konsolidasi Bawaslu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Desember 2022.
Presiden Jokowi mengatakan politik identitas hingga politisasi agama sangat berbahaya karena dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk merusak persatuan bangsa.
"Sangat berbahaya sekali, bisa menjadi peluang pihak lain memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai bangsa," pungkas Jokowi. [Carlos Roy Fajarta]
Baca juga: Diingatkan Jokowi Jangan Jadi Badan Pembuat Waswas Pemilu, Ini Kata Ketua Bawaslu RI
"Kita tidak bisa bersantai-santai dengan politik identitas, politisasi agama, politik SARA, jangan berikan ruang apa pun kepada ini," ujar Jokowi saat menghadiri acara Konsolidasi Bawaslu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu, 17 Desember 2022.
Presiden Jokowi mengatakan politik identitas hingga politisasi agama sangat berbahaya karena dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk merusak persatuan bangsa.
"Sangat berbahaya sekali, bisa menjadi peluang pihak lain memecah belah keutuhan negara kita, keutuhan kita sebagai bangsa," pungkas Jokowi. [Carlos Roy Fajarta]
(cip)
Lihat Juga :