Heboh Polisi Nyamar 14 Tahun Jadi Wartawan, Polri: Kebebasan Pers di Jateng Berjalan Baik

Sabtu, 17 Desember 2022 - 11:33 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan seorang polisi menyamar menjadi awak media juga terjadi di negara lainnya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Polri buka suara terkait hebohnya pemberitaan terbongkarnya penyamaran Iptu Umbaran Wibowo selama 14 tahun sebagai seorang wartawan TVRI di Jawa Tengah (Jateng).Polri menganggap hal seperti itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan seorang polisi menyamar menjadi awak media juga terjadi di negara lainnya. Baca juga: Heboh Kontributor Jadi Kapolsek, Dirut TVRI Tak Tahu Umbaran Wibowo Seorang Intel



"Komunikasi saya juga dengan Polda Jawa Tengah bahwa teknis terkait menyangkut masalah intelijen itu bukan hanya terjadi di Indonesia di berbagai negara pun kebebasan-kebebasan itu sifatnya tertutup," ujar Dedi kepada awak media, Jakarta, Sabtu (17/12/2022).

Menurut Dedi, terkait kebebasan Pers di Jawa Tengah sangat dihargai oleh aparat kepolisian. Dengan adanya hal itu, bukan berarti terjadi pengekangan akan kebebasan insan media.

"Yang jelas intinya setelah saya komunikasikan dengan teman-teman Jawa Tengah terkait menyangkut masalah kebebasan pers di Jawa Tengah rupanya bekerja dengan sangat baik," jelas Dedi.

"Termasuk di Blora sendiri, hubungan komunikasi dengan teman-teman media juga di sana tidak ada kendala. Semua berjalan dengan baik," sambung Dedi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!